Ads

Friday, June 08, 2012

Pungutan Liar di Sekolah, Bagaimana Modusnya?

ICW dan kementerian pendidikan membuka sejumlah posko pengaduan pungutan liar.

Masa pendaftaran murid baru di sekolah-sekolah kini sedang berlangsung. Dari catatan yang dihimpun Indonesian Corruption Wacth (ICW) selama tahun lalu, para murid baru kadang dipungut biaya yang kurang jelas fungsinya alias pungutan liar. Demi anak sekolah, orangtua terpaksa melayani pungutan seperti itu.
Pungutan itu banyak jenisnya. Mulai dari uang pembangunan, penambahan atau perbaikan fasilitas sekolah, seragam, buku-buku dan lain-lain. Itu sebabnya, sebagaimana tahun yang sudah-sudah, tahun ini ICW juga membuka sejumlah posko pengaduan di beberapa daerah.
Kepada VIVAnews.com, Kamis 7 Juni 2012, Anggota Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Siti Juliantari, menuturkan bahwa posko-posko itu akan menyediakan bantuan advokasi untuk orangtua siswa, yang kesulitan memasukan anaknya ke sekolah karena kesulitan membayar dan pengaduan pungutan liar.
" Kadang ada sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA, yang menjadikan penerimaan siswa baru sebagai momen menarik pungli dari orangtua," kata Siti Juliantari. Karena adanya pungutan seperti itu, maka orang tua murid perlu dibantu menghadapi pihak sekolah.
Pungutan liar yang hadir dengan berbagai modus itu, kata Tari, kemungkinan tidak terlihat di awal saat calon murid masuk. Tapi sekitar 3 hingga 4 minggu kemudian, pungutan itu sudah mulai tampak. Modusnya, mengajak orangtua rapat untuk sosialisasi sumbangan pengadaan fasilitas sekolah. Misalnya pengadaan pendingin atau AC di ruang kelas. Diharapkan, lanjut Tari, dengan menyebarkan posko tadi, banyak orangtua yang melapor.
Para orangtua bisa melapor kepada posko-posko yang disebarkan ke sejumlah daerah. Posko-posko itu akan berjejaring, bekerjasama satu sama lain. Semua laporan yang masuk akan dikumpulkan di ICW. Nanti dianalisa dan ditelusuri, untuk kemudian diproses. Bersama jaringan kelompok masyarakat sipil yang bergerak di bidang pendidikan di 12 provinsi, ICW sudah membuka posko PSB.

Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW Febri Hendri mengatakan bahwa kuatnya otoritas sekolah untuk menyeleksi calon siswa membuka peluang masuknya berbagai pungutan di luar ketentuan resmi.

Selama masa penerimaan siswa baru tahun ajaran 2010/2011, misalnya, ICW dan masyarakat sipil lain telah menerima 46 pengaduan soal pungutan itu. Mayoritas diantaranya adalah pungutan liar. Sekolah dengan berbagai dalih, kata Febri, telah menggunakan momen penerimaan siswa baru untuk menarik pungutan dalam berbagai bentuk.
Dari catatan ICW, besar nilai pungutan dalam penerimaan siswa baru cukup beragam. Di tingkat SD/MI, pungutan berkisar antara Rp 350-Rp500 ribu, SMP/MTs sebesar Rp 750 ribu-Rp 1 juta. Dan ditingkat SMA/SMK/MA berkisar antara Rp 2,5-Rp 5 juta.
Pemerintah Sudah Melarang
Pemerintah sesungguhnya sudah menerbitkan peraturan yang melarang pungutan terhadap para siswa itu. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, misalnya, sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 60 Tahun 2011 tentang Larangan Pungutan di Tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Peraturan itu diterbitkan 2 Januari 2012.
Peraturan itu berlaku untuk semua jenis sekolah di semua daerah. Dari kategori Sekolah Berstandar Internasional (SBI), Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), maupun sekolah-sekolah berkategori lain di bawahnya. Dengan peraturan yang serinci itu, mestinya tidak ada celah bagi pungutan liar.
Terbitnya peraturan itu karena dilatarbelakangi maraknya pungutan terhadap peserta didik pada tahun sebelumnya. Kementerian mengimbau, agar sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta, dapat menaati peraturan itu.  "Selain itu, sekolah-sekolah juga diminta agar mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 17 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan," ujar Kepala Informasi dan Humas Kemendikbud, Ibnu Hamad saat dihubungi VIVAnews, Kamis 7 Juni 2012. Peraturan ini juga mengatur soal penggelolaan sekolah.
Selain melarang lewat sejumlah peraturan itu, Kementerian juga telah berkali-kali mengimbau lewat media massa.  Sayangnya, Kementerian tak bisa mengawasi secara langsung ke sekolah-sekolah, terutama yang berada di daerah-daerah. Kementerian hanya berkoordinasi dengan dinas-dinas tingkat kabupaten dan kota.
Karena ada saja yang melanggar, maka kementerian melalui Inspektorat Jenderal juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa telah dipungut biaya yang tak wajar itu. Setiap tahun selalu dibuka dan menerima laporan-laporan masyarakat. Khususnya saat masa Penerimaan Peserta Didik Baru. Sejauh itu faktual, maka Inspektorat Jenderal akan menerjunkan auditornya ke lapangan. Setiap tahun seperti itu.
Jika ada yang melanggar, maka akan diberi sanksi. Sanksi itu tertuang dalam Permendikbud Nomor 60. Jenis sanksi banyak. "Yang pertama adalah pungutan itu harus dikembalikan penuh. Akan ada sanksi teguran tertulis sampai mutasi, dan tindakan administrasi lainnya," kata Ibnu.

Sumber : VIVAnews

Ini 20 Negara dengan Potensi Gagal Bayar Tertinggi

NEW YORK — Krisis ekonomi Eropa terus berlanjut dan memaksa investor mengeluarkan biaya berlebih untuk menanamkan investasinya. Para pemegang surat utang harus mengikuti standar biaya lebih tinggi dalam mengasuransikan portofolionya lewat credit default swap (CDS).
Business Insider mengumpulkan data dari 59 negara di mana investor mengajukan proteksi dengan biaya tinggi. Biaya asuransi untuk obligasi tenor 10 tahun saat ini dihitung setiap obligasi bernilai 10.000 dollar AS per tahun. Hasilnya, Amerika Serikat (AS) yang tengah bangkit dari krisis tak akan bangkrut dalam waktu dekat. Begitu pula dengan Jerman dan Norwegia.
Berikut ini adalah urutan 20 negara yang memiliki risiko default atau gagal bayar paling tinggi:
1. Yunani
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS: 7.015,1 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -12,4 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 8.009,18 bps
 
2. Argentina
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS: 1.183,98 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): +29,6 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 913,36 bps
 
3. Siprus
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS: 906,16bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : -
 
4. Ukraina
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 884,81 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): +5,7 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 884,81 bps
 
5. Portugal
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS: 835,72 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -4,1 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 871,82 bps
 
6. Venezuela
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS: 829,2 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -8,2 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 902,79 bps
 
7. Mesir
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 665,35 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): +0,4 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 665,35 bps
 
8. Irlandia
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 656,23 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): +12,1 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 585,2 bps
 
9. Hongaria
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 608,61 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -5,1 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 641,51 bps
 
10. Kroasia
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 563,95 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -1,9 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 574,59 bps
 
11. Spanyol
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 538 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): +48,2 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 362,94 bps
 
12. Italia
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 522,89 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): +5,4 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 496,15 bps
 
13. Lebanon
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 518,3 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): +1,3 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 511,6 bps
 
14. Romania
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 467,7 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -0,2 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 468,61 bps
 
15. Dubai
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 430,87 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -9,9 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 478,45 bps
 
16. Bahrain
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 396,22 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -6,4 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 423,25 bps
 
17. Vietnam
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 393,18 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -13,1 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 452,38 bps
 
18. Bulgaria
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 393,15 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -10,4 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 438,92 bps
 
19. Lituania
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 326,26bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -15,9 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 387,79 bps
 
20. Iceland
Biaya asuransi untuk tiap obligasi tenor 10 tahun senilai 10.000 dollar AS : 324,39 bps
Perubahan biaya year to date (YtD): -1,1 persen
Harga CDS tenor 10 tahun per 1 Januari 2012 : 328,04 bps
 
*Keterangan: semakin tinggi atau bertambahnya perubahan biaya year to date, maka risiko investasi di negara tersebut semakin tinggi. Dihitung dari awal tahun ini hingga 7 Juni 2012.
*Bps: basis poin.
(Dyah Megasari/Kontan) : KOMPAS.com

Varietas Baru Ikan Nila Diluncurkan

MAKASSAR - Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP merilis varietas unggul perikanan budidaya, seperti ikan nila Nirwana (Nila Ras Wanayasa) II, ikan nila Srikandi, ikan nila Sultana, dan ikan Torsono.
Ikan nila Nirawana II merupakan hasil pengembangan dari Nirwana. Varietas ikan nila Nirvana dirilis pada acara Indonesia Aquaculture (INDOAQUA) dan Forum Inovasi Teknologi Aquaculture (FITA) 2011 di hotel Aryaduta, Makassar, Jumat (8/6/2012).
Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, mengemukakan, kehadiran varietas unggul perikanan budidaya diyakini dapat memacu produksi perikanan budidaya.
"Sinergitas antara peneliti dan perekayasa dengan pemerintah, masyarakat pembudidaya dan pelaku usaha dapat menjadi memacu produksi dan produktivitas perikanan budidaya", ujar Cicip saat membuka IndoAqua.
Selain itu, KKP juga merilis vaksin ikan Aeromonas hydrophyla atau disebut Capriva aero-L®. Vaksin ikan Aeromonas hydrophila menjadi solusi dalam mengatasi penyakit kegagalan pembudidaya ikan skala kecil sehingga mampu mengatasi problem penyakit ikan yang selama ini menghantui kegagalan budidaya.
Source : KOMPAS.com

Minibus Ini Ditelan Bumi

GUILIN - Sebuah kejadian unik sekaligus memprihatinkan terjadi di sebuah jalan kota Guilin di wilayah Guangxi Zhuang, China. Pasalnya sebuah minibus tertelan bumi secara utuh.

Dilansir Carbuzz, Jumat (8/6/2012) minibus ini terperosok ke dalam lubang dengan dimensi 3,9 meter, lebar 2,4 meter dengan kedalaman 1,8 meter.

Dugaan awal penyebab terjadinya lubang ini disinyalir akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dalam sepekan. Hal ini menyebabkan kontur tanah pada jalan tersebut melunak sehingga menyebabkan amblas.

Kecelakaan ini melukai supir yang menjadi penumpang tunggal minibus berwarna silver itu. Namun, hingga saat ini penyelidikan masih terus dilakukan kepolisian setempat perihal lubang menganga ditengah jalan tersebut.

Adanya lubang yang cukup besar ini juga mengganggu aktifitas penduduk lokal Qixing. Saat ini polisi memberikan garis pembatas untuk menghindari pengguna jalan lain mengalami kejadian serupa.
(ian)
Source : minibus-ini-ditelan-bumi 

Pria Ini Bisa Masukkan Hidung ke Mulut

BEIJING - Tang Shuquan merupakan pria berkacamata dengan wajah yang normal. Namun pria itu sanggup melipat wajahnya hingga hidung Tang masuk ke dalam mulut. Tang pun berubah menjadi sangat buruk.

Wajah pria berusia 43 tahun itu tampak jelek ketika dirinya melipat dagunya hingga gigi bawahnya menyentuh hidung. Tang pun siap memberikan uang sebesar USD10.250 atau sekira Rp97 juta bagi siapapun yang bisa menirunya.

Pria asal China itu mengklaim, belum ada seseorang di dunia ini yang sanggup melipat wajah seperti yang dilakukannya. Pada Maret lalu, Tang pun mengikuti kompetisi Guinness World Records di Italia dan mendapatkan sebuah medali. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Jumat, (8/6/2012).

Tang mempelajari cara melipat wajah selama tujuh tahun dan sudah sering menunjukkan aksinya ke publik sejak 10 tahun yang lalu. Tang pun disebut memiliki wajah terjelek yang pernah ada di dunia.

Untuk seorang pria yang berusia 43 tahun, otot-otot wajah yang dimiliki Tang dinilai sangat kuat dan sangat fleksibel. Tang juga terlihat sering memamerkan kemampuannya di depan warga yang ada di jalanan.(AUL)

Tuesday, April 20, 2010

Uji Materi UU Penodaan Agama Ditolak MK


Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak seluruh permohonan uji materi UU Nomor 1/PNPS/1965 tentang Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama yang diajukan oleh kelompok liberal, sehingga UU tersebut dinyatakan konstitusional dan tetap berlaku.

Putusan ini langsung disambut dengan teriakan takbir oleh para aktivis ormas Islam yang memenuhi ruangan sidang.

"MK memutuskan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK, Mahfud MD di dampingi 8 hakim konstitusi lainnnya di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin malam (19/4).

MK berpendapat jika negara memang punya otoritas untuk mengatur masyarakat. Jika ada konflik, maka yang bisa memberikan paksaan untuk mengatur adalah negara.

"Jika UU ini dicabut, maka negara tak bisa mempunyai landasan hukum. Jika ini dicabut, justru akan terjadi tindak anarkhi di masyarakat. Pembatasan oleh negara tersebut di dasari oleh UU," ujar putusan MK tersebut.

MK tidak sependapat dengan alasan pemohon bahwa UU ini tidak relevan karena dibuat pada keadaan darurat. Menurut MK, semua Perpres yang dibuat dalam keadaan darurat sudah diseleksi dengan TAP MPRS No XIX/MPRS/1966.

"Ada yang dicabut, ada yg dilanjutkan. UU ini termasuk yang diteruskan lagi pada 1969. Jika alasan UU darurat, maka banyak yang dibatalkan," bunyi putusan MK.

Dari putusan ini, 1 hakim mengajukan concuering opinion (pendapat beda simpulan sama) yaitu Harjono dan 1 hakim mengajukan dissention opinion (pendapat beda simpulan beda) yaitu Maria Farida Indarti. Putusan tersebut dibacakan sejak pukul 14.00 WIB. (detik/shodiq ramadhan)

Friday, November 16, 2007

Misi Gelap Walt Disney

Senin, 12 Nov 07 07:24 WIB
Tahukah Anda bahwa di balik kekonyolan dan tingkah lucu karakter kartun Walt Disney tersimpan agenda jahat yang akan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan? Hal ini ditekankan oleh Wes Penre, tokoh penting di belakang kebangkitan musik rock dan heavy-metal AS di era 1980-an.
Wes Penre merupakan mantan anggota kelompok pemuja setan, yang kemudian bertobat dan menjadi peneliti dunia hiburan AS. Orang di belakang kesuksesan banyak kelompok music cadas Amerika ini dalam situs Illuminaty News (4 Juli 2004) menulis sebuah artikel singkat berjudul “The Walt Disney Agenda ”.

Penre membuka artikel itu dengan kalimat, “Saya menonton film kemarin, judulnya “The Haunted Mansion”, dibintangi oleh Eddie Murphy. Film ini diproduksi oleh Disney. Ini bukan sekadar film setan dengan akting yang payah, ada sesuatu di baliknya. Pertanyaan pertama tentang film ini, setelah saya menontonnya, adalah: Untuk siapa sebenarnya film ini? Orang-orang dewasa, atau anak-anak? Jika untuk orang dewasa, film ini sangatlah naïf, terlalu enteng, dan tidak lucu. Namun jika untuk anak-anak, ini adalah film yang amat sangat menakutkan. Lalu, untuk siapa sebenarnya Disney membuat film ini?”

Penre mengatakan, untuk menjawab semua pertanyaan itu maka kita perlu mengetahui siapa sesungguhnya Walt Disney, apa misi utama perusahaan Disney, untuk apa didirikan, dan akan digunakan sebagai apa?
“Walt Disney merupakan anggota Freemasonry derajat 33°, suatu derajat tertinggi yang hanya bisa dicapai oleh tokoh-tokoh Yahudi, dan juga anggota Illuminaty. Di balik seluruh karakter kartun yang diciptakannya yang tersebar di aneka film, buku cerita, dongeng, dan sebagainya, ada agenda tersembunyi illuminaty untuk mempengaruhi dan men-setting pemikiran anak-anak, ” tulis Penre.

Seluruh produksi Disney mengandung simbol-simbol Masonik, okultisme, dan juga indoktrinasi maupun pengendalian alam pikiran. “Lewat Disney, mereka telah meracuni pemikiran manusia sedari anak-anak agar bisa menerima ‘The New World Order’ suatu saat kelak. Mereka juga memperkenalkan sejak dini kepada anak-anak seluruh dunia apa yang disebut sebagai black-magic, The Sorcery, sebagai jalan keluar yang bagus, ” tandas Penre yang juga banyak menulis masalah-masalah Illuminaty di dunia hiburan Amerika.

Tanpa Anda sadari, anak-anak Anda telah “menghilang” ke dalam Disneyland dan diculik oleh perusahaan Disney dan dikorbankan serta diperbudak menjadi agen-agen The New World Order di masa depannya. Hebatnya lagi, Disney mampu melakukan ini semua di kamar-kamar tidur dan kamar-kamar keluarga seluruh keluarga di dunia ini. “Sekarang kita kembali kepada film ‘The Haunted Mansion’. Kami paham, betapa tidak mungkinnya para orangtua melarang anak-anak menonton film ini, yang seolah-olah diperuntukkan bagi anak-anak, namun banyak memuat unsur-unsur kekerasan, seksualitas, dan sejenisnya, ” tambahnya.

Penre juga bercerita bahwa seorang sahabatnya pernah menemui hal ganjil di Disneyland-California. “Di suatu tempat di tengah areal Disneyland, orang ini masuk dan bersembunyi ke dalam semak-semak untuk sekadar merokok. Tanpa diduga, dari semak-semak itu terlihat sebuah lorong ke dalam tanah. Dia masuk ke dalam dengan hati-hati. Dari dalam tanah dia mendengar suara tangisan anak-anak…, ” ujar Penre.
Apa sesungguhnya misi Walt Disney? Bagaimana keterkaitan antara Disney dengan jaringan Yahudi yang menguasai Hollywood hingga hari ini? Untuk menjawab semua pertanyaan ini, silakan simak di majalah eramuslim digest edisi 3 dengan tema “Hollywood Undercover”. (Rizki)

Tuesday, June 05, 2007

Apa Komentar Anda Setelah 40 Tahun Al-Aqsha Dijajah?

Selasa, 5 Jun 07 18:32 WIB

Syaikh Raid Shalah, pemimpin gerakan Islam Palestina di wilayah jajahan 1948, menyerukan seluruh penulis dan pemikir Islam di mana saja untuk menuliskan surat singkat dengan judul “Pendapat Saya Setelah 40 Tahun Perampasan Masjid Al-Aqsha”.

Surat itu menurutnya, digunakan untuk lebih memberi kesan mendalam bagi kaum Muslimin terhadap kondisi masjid Al-Aqsha saat ini, dan akan menguatkan hubungan batin serta pemikiran antara kaum Muslimin di seluruh dunia terhadap Masjid Al-Aqsha.

Dalam dialog langsung yang disampaikan Raid Shalah kepada para netters Islamonline ia menyampaikan, “Kebutuhan mendesak pada peran para ulama, para jurnalis, untuk bisa memperdalam lagi perjalanan peradaban Islam kita, lalu menyambung hubungan hati dan pemikiran terhadap masjid Al-Aqsha Al-Mubarak. ”

Menurutnya, surat-surat seperti itu akan menjadikan umat Islam tetap berobsesi dengan peran besar persatuan dunia Islam. Surat itu hendaknya dikirimkan ke alamat email, moasst_aqsa@yahoo.com.

Ia menyatakan, setelah menerima surat-surat itu, ia akan sebarkan melalui sebuah buku berjudul "Apa yang saya katakan setelah 40 tahun Al-Aqsha dijajah Israel?”

Syaikh Raid Shalah berterima kasih kepada semua pihak yang mau meluangkan waktu dan menuliskan surat untuk menjalin ikatan hubungan yang lebih kuat antara kaum Muslimin dunia dengan kondisi Masjid Al-Aqsha.

Dalam kesempatan yang sama, Syaikh Raid Shalah juga mengemukakan istilah bursa kaum Muslimin. “Jika dalam dunia ekonomi ada bursa, maka di dunia Islam juga ada bursa. Jika dalam bursa ekonomi mengacu pada harga minyak, emas dan investasi bisnis, maka bursa kemuliaan dunia Islam adalah Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha yang sangat mahal nilainya, ” ujar Syaikh. (na-str/iol)

Mushaf Al-Qur'an Berusia Dua Abad Hilang di Bandara Soekarno Hatta

Selasa, 5 Jun 07 15:44 WIB

Mushaf Al-Quran berusia lebih dari dua abad dari Afrika Selatan hilang di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, sejak 2006 dan kini keluarga pemilik kitab suci ini meminta bantuan media tanah air agar dapat menemukannya.

"Kami kehilangan Al-Quran yang istimewa itu di Bandara Soekarno-Hatta, tepatnya pada 23 Maret 2006, " ujar pemilik sah Al-Qur'an tersebut, Syaikh Abubaker Abduraouf, kepada wartawan di Kedutaan Besar Afrika Selatan, Jakarta, Selasa (5/6).

KIsahnya, Syaikh Abubaker Abduraouf dan isterinya, Adela, pada 2006 berencana untuk menapaktilasi perjalanan leluhurnya ke Tidore, Maluku. Mereka berangkat dari Cape Town dan tiba di Jakarta pada 21 Maret 2006.

Setelah menginap selama dua hari di Jakarta, mereka berencana menuju ke Tidore dan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. Apesnya, taksi yang mereka tumpangi, mengantar mereka ke terminal internasional dan bukannya terminal domestik.

Lantaran terburu-buru, mereka lalu naik kendaraan alternatif yang berjenis Toyota van berkapasitas tujuh penumpang dan berwarna emas metalik. Pengemudi kendaraan itu adalah lelaki berusia 40-an awal yang memakai seragam berwarna terang.

Sesampainya di terminal domestik, mereka segera menurunkan barang bawaan satu per satu. Mushaf Al-Quran yang dibawa dalam tas berwarna hitam dan ditaruh di kursi depan sebelah kiri pengemudi dimaksud untuk diturunkan terakhir.

Tapi, ketika Abduraouf dan isterinya kembali untuk menurunkan Al-Quran, kendaraan itu telah menghilang membawa kitab suci bersejarah tersebut.

Mereka lalu melapor kepada pihak keamanan bandara dan memberitahukan bahwa mereka akan kembali pada 27 Maret 2006 sekiranya ada orang yang mengembalikan kitab suci itu. Tapi hasilnya nihil.

Oleh karean itu, Abduraouf dan pihak Kedubes Afsel di Indonesia meminta agar warga Indonesia yang menemukan atau mengetahui tentang keberadaan Al-Quran tersebut agar melaporkannya ke pihak kedutaan atau bisa melalui media.

"Kami tidak akan memberikan semacam komitmen reward, tetapi untuk hal itu kami menyerahkan kepada pihak keluarga. Kami hanya akan menghubungkan orang yang menemukannya dengan keluarga Abduraouf, " ujar Konselor Politik dan Perdagangan Kedubes Afsel, Mike Mambukwe.

Ia menegaskan, kasus ini bukanlah termasuk ranah politik, tetapi lebih kepada hal yang bersifat keagamaan dan kemanusiaan. Mengenai alasan mengapa baru sekarang menyebarluaskan insiden terjadi setahun lalu itu, Abduraouf mengaku baru bisa melakukannya sekarang, karena mereka tidak memiliki banyak uang agar dapat bertolak ke Indonesia untuk mengurus kasus ini.

Seperti diketahui, mushaf ini ditulis dengan tangan di Afsel pada abad ke-18 oleh Abdullah Qaadi Abdus Salaam yang merupakan tahanan politik Belanda pada masa kolonial. Tokoh yang berasal dari Tidore, Indonesia, itu dibuang ke Pulau Robben di dekat Cape Town, Afsel, tepatnya pada tahun 1765.

Selama dalam masa pengasingan itu, dia menulis Al-Quran dengan tinta hitam, kecuali lafal Allah yang diwarnai dengan tinta merah. Sejak itu, kitab tersebut diwariskan dari generasi ke generasi hingga ke tangan penerusnya yang keenam, yaitu Syaikh Abubaker Abduraouf. (dina)

20 Mei Bukan Hari Kebangkitan Nasional (Tamat)

Rabu, 30 Mei 07 06:08 WIB

Dalam tulisan bagian pertama, telah dipaparkan betapa organisasi Boedhi Oetomo (BO) sama sekali tidak pantas dijadikan tonggak kebangkitan nasional. Karena BO tidak pernah membahas kebangsaan dan nasionalisme, mendukung penjajahan Belanda atas Indonesia, anti agama, dan bahkan sejumlah tokohnya ternyata anggota Freemasonry. Ini semua mengecewakan dua pendiri BO sendiri yakni Dr. Soetomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo, sehingga keduanya akhirnya hengkang dari BO.

Tiga tahun sebelum BO dibentuk, Haji Samanhudi dan kawan-kawan mendirikan Syarikat Islam (SI, awalnya Syarikat Dagang Islam, SDI) di Solo pada tanggal 16 Oktober 1905. “Ini merupakan organisasi Islam yang terpanjang dan tertua umurnya dari semua organisasi massa di tanah air Indonesia, ” tulis KH. Firdaus AN.

Berbeda dengan BO yang hanya memperjuangkan nasib orang Jawa dan Madura—juga hanya menerima keanggotaan orang Jawa dan Madura, sehingga para pengurusnya pun hanya terdiri dari orang-orang Jawa dan Madura—sifat SI lebih nasionalis. Keanggotaan SI terbuka bagi semua rakyat Indonesia yang mayoritas Islam. Sebab itu, susunan para pengurusnya pun terdiri dari berbagai macam suku seperti: Haji Samanhudi dan HOS. Tjokroaminoto berasal dari Jawa Tengah dan Timur, Agus Salim dan Abdoel Moeis dari Sumatera Barat, dan AM. Sangaji dari Maluku.

Guna mengetahui perbandingan antara kedua organisasi tersebut—SI dan BO—maka di bawah ini dipaparkan perbandingan antara keduanya:

Tujuan:
- SI bertujuan Islam Raya dan Indonesia Raya,
- BO bertujuan menggalang kerjasama guna memajukan Jawa-Madura (Anggaran Dasar BO Pasal 2).

Sifat:
- SI bersifat nasional untuk seluruh bangsa Indonesia,
- BO besifat kesukuan yang sempit, terbatas hanya Jawa-Madura,

Bahasa:
- SI berbahasa Indonesia, anggaran dasarnya ditulis dalam bahasa Indonesia,
- BO berbahasa Belanda, anggaran dasarnya ditulis dalam bahasa Belanda

Sikap Terhadap Belanda:
- SI bersikap non-koperatif dan anti terhadap penjajahan kolonial Belanda,
- BO bersikap menggalang kerjasama dengan penjajah Belanda karena sebagian besar tokoh-tokohnya terdiri dari kaum priyayi pegawai pemerintah kolonial Belanda,

Sikap Terhadap Agama:
- SI membela Islam dan memperjuangkan kebenarannya,
- BO bersikap anti Islam dan anti Arab (dibenarkna oleh sejarawan Hamid Algadrie dan Dr. Radjiman)

Perjuangan Kemerdekaan:
- SI memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mengantar bangsa ini melewati pintu gerbang kemerdekaan,
- BO tidak pernah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan telah membubarkan diri tahun 1935, sebab itu tidak mengantarkan bangsa ini melewati pintu gerbang kemerdekaan,

Korban Perjuangan:
- Anggota SI berdesak-desakan masuk penjara, ditembak mati oleh Belanda, dan banyak anggotanya yang dibuang ke Digul, Irian Barat,
- Anggota BO tidak ada satu pun yang masuk penjara, apalagi ditembak dan dibuang ke Digul,

Kerakyatan:
- SI bersifat kerakyatan dan kebangsaan,
- BO bersifat feodal dan keningratan,

Melawan Arus:
- SI berjuang melawan arus penjajahan,
- BO menurutkan kemauan arus penjajahan,

Kelahiran:
- SI (SDI) lahir 3 tahun sebelum BO yakni 16 Oktober 1905,
- BO baru lahir pada 20 Mei 1908,

Seharusnya 16 Oktober
Hari Kebangkitan Nasional yang sejak tahun 1948 kadung diperingati setiap tanggal 20 Mei sepanjang tahun, seharusnya dihapus dan digantikan dengan tanggal 16 Oktober, hari berdirinya Syarikat Islam. Hari Kebangkitan Nasional Indonesia seharusnya diperingati tiap tanggal 16 Oktober, bukan 20 Mei. Tidak ada alasan apa pun yang masuk akal dan logis untuk menolak hal ini.

Jika kesalahan tersebut masih saja dilakukan, bahkan dilestarikan, maka saya khawatir bahwa jangan-jangan kesalahan tersebut disengaja. Saya juga khawatir, jangan-jangan kesengajaan tersebut dilakukan oleh para pejabat bangsa ini yang sesungguhnya anti Islam dan a-historis.

Jika keledai saja tidak terperosok ke lubang yang sama hingga dua kali, maka sebagai bangsa yang besar, bangsa Indonesia seharusnya mulai hari ini juga menghapus tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional, dan melingkari besar-besar tanggal 16 Oktober dengan spidol merah dengan catatan “Hari Kebangkitan Nasional”. (Tamat/Rizki Ridyasmara)

20 Mei Bukan Hari Kebangkitan Nasional (Bag.1)

Sabtu, 19 Mei 07 10:08 WIB

Kelahiran organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 sesungguhnya amat tidak patut dan tidak pantas diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, karena organisasi ini mendukung penjajahan Belanda, sama sekali tidak pernah mencita-citakan Indonesia merdeka, a-nasionalis, anti agama, dan bahkan sejumlah tokohnya merupakan anggota Freemasonry Belanda (Vritmejselareen).

Dipilihnya tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional, sesungguhnya merupakan suatu penghinaan terhadap esensi perjuangan merebut kemerdekaan yang diawali oleh tokoh-tokoh Islam yang dilakukan oleh para penguasa sekular. Karena organisasi Syarikat Islam (SI) yang lahir terlebih dahulu dari Boedhi Oetomo (BO), yakni pada tahun 1905, yang jelas-jelas bersifat nasionalis, menentang penjajah Belanda, dan mencita-citakan Indonesia merdeka, tidak dijadikan tonggak kebangkitan nasional.

Mengapa BO yang terang-terangan antek penjajah Belanda, mendukung penjajahan Belanda atas Indonesia, a-nasionalis, tidak pernah mencita-citakan Indonesia merdeka, dan anti-agama malah dianggap sebagai tonggak kebangkitan bangsa? Ini jelas kesalahan yang teramat nyata.

Anehnya, hal ini sama sekali tidak dikritisi oleh tokoh-tokoh Islam kita. Bahkan secara menyedihkan ada sejumlah tokoh Islam dan para Ustadz selebritis yang ikut-ikutan merayakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei di berbagai event. Mereka ini sebenarnya telah melakukan sesuatu tanpa memahami esensi di balik hal yang dilakukannya. Rasulullah SAW telah mewajibkan umatnya untuk bersikap: “Ilmu qabla amal” (Ilmu sebelum mengamalkan), yang berarti umat Islam wajib mengetahui duduk-perkara sesuatu hal secara benar sebelum mengerjakannya.

Bahkan Sayyid Quthb di dalam karyanya “Tafsir Baru Atas Realitas” (1996) menyatakan orang-orang yang mengikuti sesuatu tanpa pengetahuan yang cukup adalah sama dengan orang-orang jahiliyah, walau orang itu mungkin seorang ustadz bahkan profesor. Jangan sampai kita “Fa Innahu Minhum” (kita menjadi golongan mereka) terhadap kejahiliyahan.

Agar kita tidak terperosok berkali-kali ke dalam lubang yang sama, sesuatu yang bahkan tidak pernah dilakukan seekor keledai sekali pun, ada baiknya kita memahami siapa sebenarnya Boedhi Oetomo itu.

Pendukung Penjajahan Belanda

Akhir Februari 2003, sebuah amplop besar pagi-pagi telah tergeletak di atas meja kerja penulis. Pengirimnya KH. Firdaus AN, mantan Ketua Majelis Syuro Syarikat Islam kelahiran Maninjau tahun 1924. Di dalam amplop coklat itu, tersembul sebuah buku berjudul “Syarikat Islam Bukan Budi Utomo: Meluruskan Sejarah Pergerakan Bangsa” karya si pengirim. Di halaman pertama, KH. Firdaus AN menulis: “Hadiah kenang-kenangan untuk Ananda Rizki Ridyasmara dari Penulis, Semoga Bermanfaat!” Di bawah tanda tangan beliau tercantum tanggal 20. 2. 2003.

KH. Firdaus AN telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Namun pertemuan-pertemuan dengan beliau, berbagai diskusi dan obrolan ringan antara penulis dengan beliau, masih terbayang jelas seolah baru kemarin terjadi. Selain topik pengkhianatan the founding-fathers bangsa ini yang berakibat dihilangkannya tujuh buah kata dalam Mukadimmah UUD 1945, topik diskusi lainnya yang sangat konsern beliau bahas adalah tentang Boedhi Oetomo.

“BO tidak memiliki andil sedikit pun untuk perjuangan kemerdekan, karena mereka para pegawai negeri yang digaji Belanda untuk mempertahankan penjajahan yang dilakukan tuannya atas Indonesia. Dan BO tidak pula turut serta mengantarkan bangsa ini ke pintu gerbang kemedekaan, karena telah bubar pada tahun 1935. BO adalah organisasi sempit, lokal dan etnis, di mana hanya orang Jawa dan Madura elit yang boleh menjadi anggotanya. Orang Betawi saja tidak boleh menjadi anggotanya, ” tegas KH. Firdaus AN.

BO didirikan di Jakarta tanggal 20 Mei 1908 atas prakarsa para mahasiswa kedokteran STOVIA, Soetomo dan kawan-kawan. Perkumpulan ini dipimpin oleh para ambtenaar, yakni para pegawai negeri yang setia terhadap pemerintah kolonial Belanda. BO pertama kali diketuai oleh Raden T. Tirtokusumo, Bupati Karanganyar kepercayaan Belanda, yang memimpin hingga tahun 1911. Kemudian dia diganti oleh Pangeran Aryo Notodirodjo dari Keraton Paku Alam Yogyakarta yang digaji oleh Belanda dan sangat setia dan patuh pada induk semangnya.

Di dalam rapat-rapat perkumpulan dan bahkan di dalam penyusunan anggaran dasar organisasi, BO menggunakan bahasa Belanda, bukan bahasa Indonesia. “Tidak pernah sekali pun rapat BO membahas tentang kesadaran berbangsa dan bernegara yang merdeka. Mereka ini hanya membahas bagaimana memperbaiki taraf hidup orang-orang Jawa dan Madura di bawah pemerintahan Ratu Belanda, memperbaiki nasib golongannya sendiri, dan menjelek-jelekkan Islam yang dianggapnya sebagai batu sandungan bagi upaya mereka, ” papar KH. Firdaus AN.

Di dalam Pasal 2 Anggaran Dasar BO tertulis “Tujuan organisasi untuk menggalang kerjasama guna memajukan tanah dan bangsa Jawa dan Madura secara harmonis. ” Inilah tujuan BO, bersifat Jawa-Madura sentris, sama sekali bukan kebangsaan.

Noto Soeroto, salah seorang tokoh BO, di dalam satu pidatonya tentang Gedachten van Kartini alsrichtsnoer voor de Indische Vereniging berkata: “Agama Islam merupakan batu karang yang sangat berbahaya... Sebab itu soal agama harus disingkirkan, agar perahu kita tidak karam dalam gelombang kesulitan. ”

Sebuah artikel di “Suara Umum”, sebuah media massa milik BO di bawah asuhan Dr. Soetomo terbitan Surabaya, dikutip oleh A. Hassan di dalam Majalah “Al-Lisan” terdapat tulisan yang antara lain berbunyi, “Digul lebih utama daripada Makkah”, “Buanglah Ka’bah dan jadikanlah Demak itu Kamu Punya Kiblat!” (M. S) Al-Lisan nomor 24, 1938.

Karena sifatnya yang tunduk pada pemerintahan kolonial Belanda, maka tidak ada satu pun anggota BO yang ditangkap dan dipenjarakan oleh Belanda. Arah perjuangan BO yang sama sekali tidak berasas kebangsaan, melainkan chauvinisme sempit sebatas memperjuangkan Jawa dan Madura saja telah mengecewakan dua tokoh besar BO sendiri, yakni Dr. Soetomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo, sehingga keduanya hengkang dari BO.

Bukan itu saja, di belakang BO pun terdapat fakta yang mencengangkan. Ketua pertama BO yakni Raden Adipati Tirtokusumo, Bupati Karanganyar, ternyata adalah seorang anggota Freemasonry. Dia aktif di Loge Mataram sejak tahun 1895.

Sekretaris BO (1916), Boediardjo, juga seorang Mason yang mendirikan cabangnya sendiri yang dinamakan Mason Boediardjo. Hal ini dikemukakan dalam buku “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962” (Dr. Th. Stevens), sebuah buku yang dicetak terbatas dan hanya diperuntukan bagi anggota Mason Indonesia.

Dalam tulisan kedua akan dibahas mengenai organisasi kebangsaan pertama di Indonesia, Syarikat Islam, yang telah berdiri tiga tahun sebelum BO, dan perbandinganya dengan BO, sehingga kita dengan akal yang jernih bisa menilai bahwa Hari Kebangkitan Nasional seharusnya mengacu pada kelahiran SI pada tanggal 16 Oktober 1905, sama sekali bukan 20 Mei 1908. (Bersambung/Rizki Ridyasmara)

MENCEGAH UPAYA SEKULARISASI PANCASILA

Oleh: K.H Ma'ruf Amin Maklumat ke-Indonesia-an yang digagas oleh sejumlah orang dalam simposium nasional di Fisip UI yang lalu, dengan ...