Jakarta-RoL -- Buku Da Vinci Code merupakan salah satu buku terlaris di tahun 2005 hingga 2006. Buku ini tidak hanya laris di negeri asalnya, namun masyarakat Indonesia pun sangat antusias untuk turut membaca dan meresapi isi buku ini. Buktinya buku ini terkategori best seller di tahun lalu.
Dalam siaran pers yang diterima Republika menyebutkan, Penerbit Serambi, yang menelurkan buku tersebut di Indonesia adalah pihak yang berhasil mendulang sukses. Ini setelah melalui langkah yang cukup panjang, hingga buku Da Vinci Code sampai ke tangan masyarakat Indonesi. ''Penerbit kami awalnya melakukan review perkembangan buku di luar, dengan memantau melalui media dan internet,'' ungkap Direktur Penerbit Serambi, kemarin di Jakarta. Kemudian, dari hasil review tersebut penerbit dapat memantau dan menyimpulkan buku yang laris dan layak untuk diterbitkan.
''Baru kemudian kita meminta reading copy dari penerbit aslinya,'' ujar Husni. Jika telah mempelajari baru kemudian dikaji apakah layak untuk diterbitkan atau tidak. Jika layak diterbitkan baru kemudian menego royalty dengan penulis atau penerbit aslinya. Dalam sistem pembayaran royalti, penerbit harus memberikan beberapa persen hasil penjualan buku kepada pemegang asli hak cipta. Setelah itu, secara berkala setiap 6 atau 12 bulan, penerbit harus melaporkan dan membayarkan persentase tersebut sampai jangka waktu kerja sama berakhir.
Biasanya sistem pembayaran royalti juga menuntut dibayarkannya uang muka (advance), yang jumlahnya bisa berupa sebagian dari total royalti yang diperkirakan dan bisa juga seluruhnya. Berbeda dari sistem pembayaran royalti, flat fee tidak menuntut penerbit untuk membayarkan sebagian hasil penjualan buku secara berkala. Penerbit hanya perlu membayar sejumlah uang di muka untuk sejumlah eksemplar buku yang telah ditentukan dan setelah itu tidak perlu membayar apa pun. Jika penerbit berhasil menjual seluruh eksemplar buku yang telah ditentukan dalam perjanjian, otomatis kontrak tidak berlaku lagi. Jika penerbit ingin mencetak ulang buku tersebut, penerbit harus mengajukan penawaran baru, dengan syarat-syarat yang mungkin berbeda pula.
''Buku-buku teologis merupakan buku paling laris di tahun ini, salah satunya buku Da Vinci Code,'' ungkap Husni. Menurut Husni, karena penerbit mengedarkan dan menjual karya pengarang/penerjemah sebagai pemilik asli hak cipta, maka jual-beli hak cipta sebagai salah satu cara mengalihkan hak cipta itu adalah inherent dalam penerbitan buku. Tidak ada industri penerbitan yang bergerak tanpa kegiatan jual-beli copyright, kecuali industri gelap.
''Dalam kasus Indonesia, jual-beli hak cipta yang sangat, kalau bukan paling, dominan adalah hak cipta terjemahan,'' ungkap Husni. Hak cipta terjemahan atau language right adalah hak menerjemahkan sebuah karya asing ke dalam bahasa Indonesia, menerbitkannya, mengedarkannya, dan menjualnya di wilayah hukum Indonesia atau internasional. Ini berlaku dalam jangka waktu tertentu atau tidak terbatas, dengan menyerahkan sejumlah uang tertentu sebagai kompensasi atau tidak, dalam bentuk royalti atau flat/outright fee.
Proses untuk mendapatkan hak cipta terjemahan dimulai dengan meminta reading copy dari pemegang hak cipta (penerbit, agen, atau penulis). Reading copy suatu karya dapat berupa buku yang sudah terbit, uncorrected proof yang belum diterbitkan, atau manuskrip. Reading copy dipakai untuk me-review kelayakan terbit atau tidak buku tersebut. ''Bila penerbit memutuskan layak terbit, maka langkah selanjutnya adalah mengajukan penawaran lewat apa yang disebut publication plan,'' ungkap Husni. Reading copy bisa dilewatkan bila penerbit sudah membaca buku tersebut lewat satu dan lain cara, atau mendapat provokasi yang meyakinkan dari pihak lain sehingga memutuskan layak terbit tanpa merasa perlu membacanya terlebih dahulu.
Menurut Husni, royalti rata-rata 5 s.d. 8% dari harga jual toko buku (retail price). Uang muka antara US$ 200 s.d. US$ 1.500. Buku2 yang dikecualikan dalam oplah tadi bisa dikecualikan juga dari angka-angka uang muka ini. Begitu juga, uang muka bisa melonjak bila terjadi persaingan antarpenerbit di Indonesia untuk buku yang sama. Waktu terbit tergantung ketebalan dan kesulitan bukunya, mulai 6 s.d 24 bulan.
Sedangkan periode penerbitan rata-rata 5 tahun, dan kemudian diperpanjang. Bila sistem pembayaran adalah flat fee, maka perpanjangan dilakukan setiap kali cetak ulang. Waktu pembayaran advance biasanya pada saat penandatanganan kontrak. Dalam kasus-kasus khusus, penerbit bisa mengusahakan untuk membagi advance payment ke dalam dua tahap: saat penandatanganan kontrak dan saat terbit. Pembayaran rolyalti rata-rata enam hingga 12 bulan sekali.
Perlu diperhatikan bahwa aturan pembayaran dalam jual-beli hak cipta cukup ketat dan dapat menyebabkan pembatalan kontrak. Hal-hal yang bisa membatalkan perjanjian kerja sama antara lain keterlambatan penandatanganan kontrak, keterlambatan pembayaran uang muka royalti, keterlambatan pembayaran flat fee, serta keterlambatan jangka waktu penerbitan edisi Indonesia yang telah disepakati. Selain itu, penerbit juga harus memerhatikan hak-hak apa saja yang hendak didapatkan oleh penerbit. Selain hak untuk menerjemahkan dan menerbitkan dalam bahasa Indonesia, penerbit juga bisa mendapatkan subsidiary rights atau hak-hak tambahan, seperti hak untuk menerbitkan antologi, kutipan, dll.
Setelah proses penandatanganan kontrak selesai, penerbit berhak untuk meminta working copy, eksemplar buku tambahan yang akan digunakan untuk tujuan penerjemahan, dari pemegang asli hak cipta. Sebaliknya, penerbit juga wajib memberikan buku terjemahan yang telah terbit kepada pemegang hak cipta dengan jumlah yang telah ditentukan dalam kontrak kerja sama. pur
Kolom ini berisikan artikel-artikel dari berbagai sumber, yang Insya Allah bermanfaat bagi kita semua. Jika ada pihak-pihak yang merasa keberatan artikelnya dimuat dalam kolom ini, akan segera kami hapus. Namun sebaliknya, anda dipersilahkan meng-copy dan/atau menyebar-luas-kan informasi dalam kolom ini. Semoga Hari Ini Anda Bisa Bermanfaat Bagi Diri Anda Sendiri dan Bagi Orang Disekitar Anda. Insya Allah
Ads
Friday, July 07, 2006
OKI Serukan Tekanan Terhadap Israel
Jedah-RoL -- Organisasi Konferensi Islam (OKI), Rabu, menghimbau masyarakat internasional "untuk segera campur tangan" untuk mengakhiri serangan-serangan Israel terhadap warga Palestina.
Sekretaris Jenderal OKI Ekmeleddin Ihsanoglu telah menghubungi para anggota Quartet Timur Tengah yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa dan PBB serta ketua kebijakan luar negeri EU Javier Solana agar mereka segera melakukan campur tangan "untuk menghentikan agresi Israel terhadap rakyat Palestina, lembaga pemerintah, menteri dan anggota parlemen mereka", menurut sebuah laporan.
Ihsanoglu "mengutuk tindakan opresif Israel terhadap rakyat Palestina", kata organisasi yang berkedudukan di Jedah dan kini beranggotakan 57 negara itu.
Israel melancarkan serangan terhadap Jalur Gaza tanggal 27 Juni sebagai upaya untuk membebaskan seorang wajib militer berusia belasan tahun yang ditangkap saat pejuang Palestina melakukan serangan di pos perbatasan dua hari sebelumnya.
Pada Selasa dan Rabu malam serangan udara Israel terus diarahkan ke departemen dalam negeri sehingga melukai empat warga Palestina.
Ihsanoglu "mendesak badan-badan internasional untuk menekan Israel mematuhi hukum internasional dan Konvensi Genewa" dan membantu mencari penyelesaian diplomatik terhadap masalah tersebut, kata pernyataan itu.
Ketua OKI juga mengirim pesan kepada Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Ismail Haniya untuk menyatakan "solidaritas dengan rakyat Palestina dan maksud adil mereka".
afp/antara/pur
Sekretaris Jenderal OKI Ekmeleddin Ihsanoglu telah menghubungi para anggota Quartet Timur Tengah yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa dan PBB serta ketua kebijakan luar negeri EU Javier Solana agar mereka segera melakukan campur tangan "untuk menghentikan agresi Israel terhadap rakyat Palestina, lembaga pemerintah, menteri dan anggota parlemen mereka", menurut sebuah laporan.
Ihsanoglu "mengutuk tindakan opresif Israel terhadap rakyat Palestina", kata organisasi yang berkedudukan di Jedah dan kini beranggotakan 57 negara itu.
Israel melancarkan serangan terhadap Jalur Gaza tanggal 27 Juni sebagai upaya untuk membebaskan seorang wajib militer berusia belasan tahun yang ditangkap saat pejuang Palestina melakukan serangan di pos perbatasan dua hari sebelumnya.
Pada Selasa dan Rabu malam serangan udara Israel terus diarahkan ke departemen dalam negeri sehingga melukai empat warga Palestina.
Ihsanoglu "mendesak badan-badan internasional untuk menekan Israel mematuhi hukum internasional dan Konvensi Genewa" dan membantu mencari penyelesaian diplomatik terhadap masalah tersebut, kata pernyataan itu.
Ketua OKI juga mengirim pesan kepada Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Ismail Haniya untuk menyatakan "solidaritas dengan rakyat Palestina dan maksud adil mereka".
afp/antara/pur
Israel Tangkap Wakil Ketua Parlemen Palestina
RAMALLAH, KAMIS--Israel hari Kamis (6/7) menangkap Wakil Ketua Parlemen Palestina Hasan Khreisheh sepulangnya dari Yordania.
Menurut laporan anggota keluarga Khreisheh, polisi Israel di jembatan Allenby, yang menghubungkan kedua tepi sungai Yordan, menangkap Khreisheh saat ia masuk Tepi Barat dari Yordania. Penangkapan itu tanpa alasan.
Khreisheh, yang ikut pemilihan anggota parlemen Januari sebagai calon bebas, tapi didukung kelompok Islam HAMAS, keluar negerinya saat serdadu Israel menangkap 26 anggota parlemen HAMAS di Tepi Barat pada 29 Juni. Delapan menteri pemerintah Palestina juga ditangkap pada malam itu juga.
Sesudah penangkapan anggota parlemen HAMAS itu, wakil ketuanya menyatakan prihatin bahwa ia dapat pula ditangkap sehubungan dengan dukungan HAMAS bagi kampanye pemilihan-kembalinya. Ia menjadi anggota parlemen sejak pemilihan pertama anggota parlemen tahun 1996. Tentara Israel dua kali mencoba menangkap ketua parlemen Palestina Aziz Dweik dan sekretaris parlemen Mahmud Ramahi, keduanya anggota HAMAS, tapi gagal.
Sepekan setelah Israel menangkap anggota ketiga kabinet dan 26 anggota parlemen Palestina, hampir separuh anggota legislatif di Tepi Barat Sungai Yordan dijebloskan ke penjara, sementara kantor kosong dan kehidupan politik terhenti.
Dari 80 anggota parlemen, yang mewakili wilayah pendudukan Tepi Barat, 37 orang sekarang berada di balik jeruji besi. Sebanyak 26 orang di antara mereka ditahan dalam satu pekan terahir.
Sumber: DPA/Antara
Menurut laporan anggota keluarga Khreisheh, polisi Israel di jembatan Allenby, yang menghubungkan kedua tepi sungai Yordan, menangkap Khreisheh saat ia masuk Tepi Barat dari Yordania. Penangkapan itu tanpa alasan.
Khreisheh, yang ikut pemilihan anggota parlemen Januari sebagai calon bebas, tapi didukung kelompok Islam HAMAS, keluar negerinya saat serdadu Israel menangkap 26 anggota parlemen HAMAS di Tepi Barat pada 29 Juni. Delapan menteri pemerintah Palestina juga ditangkap pada malam itu juga.
Sesudah penangkapan anggota parlemen HAMAS itu, wakil ketuanya menyatakan prihatin bahwa ia dapat pula ditangkap sehubungan dengan dukungan HAMAS bagi kampanye pemilihan-kembalinya. Ia menjadi anggota parlemen sejak pemilihan pertama anggota parlemen tahun 1996. Tentara Israel dua kali mencoba menangkap ketua parlemen Palestina Aziz Dweik dan sekretaris parlemen Mahmud Ramahi, keduanya anggota HAMAS, tapi gagal.
Sepekan setelah Israel menangkap anggota ketiga kabinet dan 26 anggota parlemen Palestina, hampir separuh anggota legislatif di Tepi Barat Sungai Yordan dijebloskan ke penjara, sementara kantor kosong dan kehidupan politik terhenti.
Dari 80 anggota parlemen, yang mewakili wilayah pendudukan Tepi Barat, 37 orang sekarang berada di balik jeruji besi. Sebanyak 26 orang di antara mereka ditahan dalam satu pekan terahir.
Sumber: DPA/Antara
Friday, June 16, 2006
Ajak Howard Memeluk Islam
Kamis, 15 Juni 2006 - 13:53:45 WIB
Dihadapan para wartawan, Ustad Abu mengajak Perdana Menteri Australia, John Howard untuk memeluk Islam agar terhidar dari api neraka
Hidayatullah.com—Di hadapan para wartawan yang mengerubutinya begitu sampai dari Jakarta, orang paling dimusuhi Amerika dan Barat ini justru mengajak ‘musuh-musuh’nya memeluk Islam.
Menurutnya, Amerika Serikat (AS) dan kaum kafir tetap akan gagal jika ingin menghancurkan Islam. Sebab Islam tetap akan menang. Maka sebelum terlambat dan masuk neraka, ia menyarankan musuhnya itu memeluk Islam.
"Jika John Howard ingin aman dan terhindar dari api neraka, saya menyarankan agar dia memeluk Islam,” ujarnya dihadapan para santri dalam tausyiahnya di kompleks Pesantren Al-Mukmin, Rabu, (14/6) pukul 20.00, sesaat setelah datang dari Jakarta.
Di depan para santrinya, pria berkacamata itu sempat mengatakan, bahwa penjara terhadap dirinya merupakan bagian dari perjuangan Islam. Baginya, itu sebuah perlawanan antara kebenaran dan kebatilan. "Perang antara haq dan batil tidak akan pernah berakhir sampai hari kiamay, “ ujarnya. [aap/bg/cha]
Dihadapan para wartawan, Ustad Abu mengajak Perdana Menteri Australia, John Howard untuk memeluk Islam agar terhidar dari api neraka
Hidayatullah.com—Di hadapan para wartawan yang mengerubutinya begitu sampai dari Jakarta, orang paling dimusuhi Amerika dan Barat ini justru mengajak ‘musuh-musuh’nya memeluk Islam.
Menurutnya, Amerika Serikat (AS) dan kaum kafir tetap akan gagal jika ingin menghancurkan Islam. Sebab Islam tetap akan menang. Maka sebelum terlambat dan masuk neraka, ia menyarankan musuhnya itu memeluk Islam.
"Jika John Howard ingin aman dan terhindar dari api neraka, saya menyarankan agar dia memeluk Islam,” ujarnya dihadapan para santri dalam tausyiahnya di kompleks Pesantren Al-Mukmin, Rabu, (14/6) pukul 20.00, sesaat setelah datang dari Jakarta.
Di depan para santrinya, pria berkacamata itu sempat mengatakan, bahwa penjara terhadap dirinya merupakan bagian dari perjuangan Islam. Baginya, itu sebuah perlawanan antara kebenaran dan kebatilan. "Perang antara haq dan batil tidak akan pernah berakhir sampai hari kiamay, “ ujarnya. [aap/bg/cha]
Takbir Sambut Pembebasan Abubakar Ba'asyir
Rabu, 14 Juni 2006 - 08:27:39 WIB
Tepat pukul 07.15, Hari Rabu (14/6) pagi tadi, Ustad Abubakar Ba'asyir resmi menghirup udara bebas. Ratusan santri dan pendukungnya menyambut dengan takbir!
Hidayatullah.com--Dengan mengenakan jas warna abu-abu dan pakaian warna putih, peci putih, ustad Abu langsung dikerubuti pendukung dan para santrinya. Begitu pintu LP Cipinang dibuka, santri dan para pendukungnya kontan menerikkan takbir.
Ratusan pendukungnya datang dari kalangan santri, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), PPP, FPI, FBR, Missi Islam dan sejumlah ormas Islam.
Sambil mengelu-elukannya, para pendukungya juga membentangkan poster bertuliskan, "Selamat datang Ustad Abubakar Ba'asyir, Tokoh Penegak Syariat, Hancurkan Berhala, Kebathilan, dan Kezoliman; Selamat Atas Bebasnya Tokoh Besar Umar Islam Yang Tegar, Kiai Haji Abu Bakar Ba'asyir Selamat Berjuang di Jalan Allah Semoga Panjang Umur"
Nampak pula dua anak kandung Ustad Abu yang ikut menyambut bebasnya pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukin Ngruki ini. Mereka adalah, Abdul Rosyid dan Rasuid Ridho. Beberapa wakil ormas Islam nampak hadir. Diantaranya tokoh Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Hussein Umar menjemput Ustad Abubakar Ba`asyir.
Begitu keluar, Ustad Abu langsung diboyong santri dan para pendukungnya ke Solo, Jawa Tengah. [dtc/els/cha]
Tepat pukul 07.15, Hari Rabu (14/6) pagi tadi, Ustad Abubakar Ba'asyir resmi menghirup udara bebas. Ratusan santri dan pendukungnya menyambut dengan takbir!
Hidayatullah.com--Dengan mengenakan jas warna abu-abu dan pakaian warna putih, peci putih, ustad Abu langsung dikerubuti pendukung dan para santrinya. Begitu pintu LP Cipinang dibuka, santri dan para pendukungnya kontan menerikkan takbir.
Ratusan pendukungnya datang dari kalangan santri, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), PPP, FPI, FBR, Missi Islam dan sejumlah ormas Islam.
Sambil mengelu-elukannya, para pendukungya juga membentangkan poster bertuliskan, "Selamat datang Ustad Abubakar Ba'asyir, Tokoh Penegak Syariat, Hancurkan Berhala, Kebathilan, dan Kezoliman; Selamat Atas Bebasnya Tokoh Besar Umar Islam Yang Tegar, Kiai Haji Abu Bakar Ba'asyir Selamat Berjuang di Jalan Allah Semoga Panjang Umur"
Nampak pula dua anak kandung Ustad Abu yang ikut menyambut bebasnya pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukin Ngruki ini. Mereka adalah, Abdul Rosyid dan Rasuid Ridho. Beberapa wakil ormas Islam nampak hadir. Diantaranya tokoh Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Hussein Umar menjemput Ustad Abubakar Ba`asyir.
Begitu keluar, Ustad Abu langsung diboyong santri dan para pendukungnya ke Solo, Jawa Tengah. [dtc/els/cha]
Monday, June 12, 2006
Ustadz Ba'asyir akan Langsung Pulang ke Ponpes Ngruki
Senin, 12 Juni 2006 13:33:00
Jakarta-RoL-- Ustadz Abu Bakar Ba`asyir direncanakan langsung pulang ke Pondok Pesantren Ngruki, Jawa Tengah, pasca bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang pada 14 Juni 2006 mendatang.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Fuad Bawazir kepada wartawan di LP Cipinang, Jakarta, Senin, seusai menjenguk Ba`asyir.
"Beliau (Abu Bakar Ba`asyir --red) akan langsung ke Solo begitu keluar dari LP Cipinang, Rabu, sekitar jam 08.30 WIB," kata Fuad yang didampingi oleh Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Fauzan Al-Anshari.
Mantan Menteri Keuangan era Soeharto itu mengatakan, Ba`asyir akan langsung kembali menekuni kegiatannya semula sebagai pengasuh pondok pesantren.
Menurut Fuad, Ba`asyir mengaku diperlakukan dengan baik selama di LP Cipinang sekalipun mengaku sempat sedikit khawatir saat Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld datang ke Jakarta, 6-7 Juni 2006.
"Beliau memang pernah sedikit khawatir ada `pesanan` dari barat untuk dia ketika Donald Rumsfeld datang ke indonesia," katanya.
Sementara itu Fauzan mengatakan, Ba`asyir sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.
"Beliau, ada sedikit keluhan di tulang ekor, setelah pulang ke Solo akan melakukan general check-up di RS PKU Muhammadiyah," katanya.
Pada kesempatan itu dia juga mengungkapkan bahwa MMI mengundang sejumlah tokoh yang ingin turut menyambut kebebasan Ba`asyir.
Rombongan Fuad Bawazir dan Fauzan datang ke LP Cipinang sekitar pukul 10.00 WIB dan diperbolehkan masuk pada pukul 10.30 WIB, sebelum kemudian meninggalkan LP Cipinang pada pukul 11.00 WIB.
Pada kesempatan sebelumnya Fauzan mengatakan tokoh dari berbagai agama akan menyambut kebebasan Abu Bakar Ba`asyir di depan pintu LP Cipinang pada 14 Juni 2006 mendatang sebagai bentuk dukungan atas tegaknya keadilan di Indonesia.
"Kebebasan Ustadz Abu Bakar Ba`asyir tidak hanya disambut oleh kalangan Islam saja namun juga akan di hadiri tokoh berbagai agama," katanya kepada ANTARA.
Menurut dia, para tokoh lintas agama itu akan berkumpul di depan LP Cipinang Rabu pagi menanti keluarnya Ustad Ba`asyir pada pukul 08.00 WIB.
Beberapa tokoh yang akan hadir adalah Hussein Umar ketua DDI, Pendeta Nathan Setiabudi (mantan ketua PGI), Theo Bella (Katolik), Hartono (Buddha), dan Ustadz Arifin Ilham.
"Saya akan hadir pada detik-detik kebebasan Ustadz Abu Bakar Ba`asyir di LP Cipinang," kata Pendeta Nathan Setiabudi di acara bedah buku "Hari-Hari Ustad Abu Bakar Ba`asyir di Penjara" karangan Fauzan Al-Anshari.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, ketika menjenguk Ba`asyir di LP Cipinang, ia telah berjanji akan menemuinya. "Pak ustadz punya `hutang` bertemu dengan saya, dan pertemuan di LP Cipinang nanti memiliki nilai yang berarti," kata Pendeta Nathan Setiabudi.
Kehadirannya di depan LP Cipinang untuk menyambut pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia ini merupakan bentuk dukungan terhadap keadilan yang harus ditegakkan di muka bumi Indonesia, katanya.
Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Ba`asyir alias Abdus Somad (66) saat itu divonis dua tahun enam bulan (30 bulan) penjara, dipotong masa tahanan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dalam kasus Bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang. antara/pur
Jakarta-RoL-- Ustadz Abu Bakar Ba`asyir direncanakan langsung pulang ke Pondok Pesantren Ngruki, Jawa Tengah, pasca bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang pada 14 Juni 2006 mendatang.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Fuad Bawazir kepada wartawan di LP Cipinang, Jakarta, Senin, seusai menjenguk Ba`asyir.
"Beliau (Abu Bakar Ba`asyir --red) akan langsung ke Solo begitu keluar dari LP Cipinang, Rabu, sekitar jam 08.30 WIB," kata Fuad yang didampingi oleh Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Fauzan Al-Anshari.
Mantan Menteri Keuangan era Soeharto itu mengatakan, Ba`asyir akan langsung kembali menekuni kegiatannya semula sebagai pengasuh pondok pesantren.
Menurut Fuad, Ba`asyir mengaku diperlakukan dengan baik selama di LP Cipinang sekalipun mengaku sempat sedikit khawatir saat Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld datang ke Jakarta, 6-7 Juni 2006.
"Beliau memang pernah sedikit khawatir ada `pesanan` dari barat untuk dia ketika Donald Rumsfeld datang ke indonesia," katanya.
Sementara itu Fauzan mengatakan, Ba`asyir sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.
"Beliau, ada sedikit keluhan di tulang ekor, setelah pulang ke Solo akan melakukan general check-up di RS PKU Muhammadiyah," katanya.
Pada kesempatan itu dia juga mengungkapkan bahwa MMI mengundang sejumlah tokoh yang ingin turut menyambut kebebasan Ba`asyir.
Rombongan Fuad Bawazir dan Fauzan datang ke LP Cipinang sekitar pukul 10.00 WIB dan diperbolehkan masuk pada pukul 10.30 WIB, sebelum kemudian meninggalkan LP Cipinang pada pukul 11.00 WIB.
Pada kesempatan sebelumnya Fauzan mengatakan tokoh dari berbagai agama akan menyambut kebebasan Abu Bakar Ba`asyir di depan pintu LP Cipinang pada 14 Juni 2006 mendatang sebagai bentuk dukungan atas tegaknya keadilan di Indonesia.
"Kebebasan Ustadz Abu Bakar Ba`asyir tidak hanya disambut oleh kalangan Islam saja namun juga akan di hadiri tokoh berbagai agama," katanya kepada ANTARA.
Menurut dia, para tokoh lintas agama itu akan berkumpul di depan LP Cipinang Rabu pagi menanti keluarnya Ustad Ba`asyir pada pukul 08.00 WIB.
Beberapa tokoh yang akan hadir adalah Hussein Umar ketua DDI, Pendeta Nathan Setiabudi (mantan ketua PGI), Theo Bella (Katolik), Hartono (Buddha), dan Ustadz Arifin Ilham.
"Saya akan hadir pada detik-detik kebebasan Ustadz Abu Bakar Ba`asyir di LP Cipinang," kata Pendeta Nathan Setiabudi di acara bedah buku "Hari-Hari Ustad Abu Bakar Ba`asyir di Penjara" karangan Fauzan Al-Anshari.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, ketika menjenguk Ba`asyir di LP Cipinang, ia telah berjanji akan menemuinya. "Pak ustadz punya `hutang` bertemu dengan saya, dan pertemuan di LP Cipinang nanti memiliki nilai yang berarti," kata Pendeta Nathan Setiabudi.
Kehadirannya di depan LP Cipinang untuk menyambut pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia ini merupakan bentuk dukungan terhadap keadilan yang harus ditegakkan di muka bumi Indonesia, katanya.
Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Ba`asyir alias Abdus Somad (66) saat itu divonis dua tahun enam bulan (30 bulan) penjara, dipotong masa tahanan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dalam kasus Bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang. antara/pur
Lampung Diguncang Gempa Berkekuatan 5,9 SR, tak Ada Kerusakan
Senin, 12 Juni 2006 13:25:00
Bandar Lampung-RoL-- Sejumlah wilayah Provinsi Lampung, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,9 pada Skala Ritcher (SR) yang terjadi pada Senin (12/6) Pkl 06.43 WIB dengan kedalaman 210 KM, namun tidak terjadi kerusakan pada bangunan bahkan tidak begitu terasa di Kota Bandar Lampung.
"Pusat gempa terjadi di Selat Sunda, sekitar 143 KM arah Tenggara Kota Bumi Lampung Utara atau 63 KM Tenggara Kota Bandar Lampung, dengan 5,57 Lintang Selatan dan 105,65 Bujur Timur," kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofiska (BMG) Kota Bumi, Chrismanto, di Bandar Lampung, Senin.
Dia menjelaskan, getaran gempa dirasakan di Tanjungkarang Bandar Lampung dan sekitarnya dengan kekuatan guncangan 2-3 Modified Mercicalli Intensity (MMI).
Menurut dia guncanagn gempa terjadi karena terjadi pergerakan lempeng yang sejajar. Guncangan gempa dengan pusat di Selat Sunda itu tidak menimbulkan bahaya Tsunami.
"Masyarakat diminta untuk tidak khawatir, karena guncangan gempa seperti ini sering terjadi," ujar dia.
Sementara itu, Robi, warga Kemiling Kota Bandar Lampung, daerah yang sering mengalami getaran gempa menyatakan beberapa bulan terakhir ini di daerah ini sudah terjadi beberapa kali terjadi guncangan gempa, namun pada Sabtu pagi itu tidak begitu terasa.
Gempa itu katanya membuat sebagian warga sekitar merasa takut tertimpa musibah seperti yang terjadi di Jogyakarta dan Jawa Tengah. "Warga sekitar sini jika malam tiba rumah dalam kondisi tidak terkunci takut tetjadi gempa," katanya.
Berkaitan dengan gempa tersebut, Kepala Biro Humas/Infokom Pemprov Lampung, Sutarja mengaku banyak menerima pertanyaan dari berbagai pihak, termasuk dari wartawan asing iatu dari Kantor berita Malaysia, BERNAMA.
"Di Lampung katanya terjadi gempa dan saya banyak mendapat pertanyaan, tapi saya sendiri tidak merasakannya bahkan kegiatan para pegawai di kantor gubernur Lampung berjalan aman-aman saja," kata Sutarja menambahkan.
Sementara, Kepala BMG Branti, Lampung Selatan, Bambang Nova Setianto mengatakan, gempa tektonik 5,9 SR terjadi Senin pagi pkl 06.43 WIB, dengan episentrum 6,8 Lintang Selatan (LS) dan 100,6 Bujur Timur (BT), 400 KM Barat Daya Krui, Lampung Barat, dengan kedalaman 143 KM di kawasan Samudera Hindia.
"Gempa tidak sampai menimbulkan kerusakan yang berbahaya," katanya.
Dua menambahkan keterangannya, sebelumnya pada Rabu (7/6) gempa tektonik berkekuatan pada 6,2 SR juga terjadi di perbatasan Provinsi Lampung-Bengkulu, dengan kedalaman 333 KM di bawah tanah. antara/pur
Bandar Lampung-RoL-- Sejumlah wilayah Provinsi Lampung, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,9 pada Skala Ritcher (SR) yang terjadi pada Senin (12/6) Pkl 06.43 WIB dengan kedalaman 210 KM, namun tidak terjadi kerusakan pada bangunan bahkan tidak begitu terasa di Kota Bandar Lampung.
"Pusat gempa terjadi di Selat Sunda, sekitar 143 KM arah Tenggara Kota Bumi Lampung Utara atau 63 KM Tenggara Kota Bandar Lampung, dengan 5,57 Lintang Selatan dan 105,65 Bujur Timur," kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofiska (BMG) Kota Bumi, Chrismanto, di Bandar Lampung, Senin.
Dia menjelaskan, getaran gempa dirasakan di Tanjungkarang Bandar Lampung dan sekitarnya dengan kekuatan guncangan 2-3 Modified Mercicalli Intensity (MMI).
Menurut dia guncanagn gempa terjadi karena terjadi pergerakan lempeng yang sejajar. Guncangan gempa dengan pusat di Selat Sunda itu tidak menimbulkan bahaya Tsunami.
"Masyarakat diminta untuk tidak khawatir, karena guncangan gempa seperti ini sering terjadi," ujar dia.
Sementara itu, Robi, warga Kemiling Kota Bandar Lampung, daerah yang sering mengalami getaran gempa menyatakan beberapa bulan terakhir ini di daerah ini sudah terjadi beberapa kali terjadi guncangan gempa, namun pada Sabtu pagi itu tidak begitu terasa.
Gempa itu katanya membuat sebagian warga sekitar merasa takut tertimpa musibah seperti yang terjadi di Jogyakarta dan Jawa Tengah. "Warga sekitar sini jika malam tiba rumah dalam kondisi tidak terkunci takut tetjadi gempa," katanya.
Berkaitan dengan gempa tersebut, Kepala Biro Humas/Infokom Pemprov Lampung, Sutarja mengaku banyak menerima pertanyaan dari berbagai pihak, termasuk dari wartawan asing iatu dari Kantor berita Malaysia, BERNAMA.
"Di Lampung katanya terjadi gempa dan saya banyak mendapat pertanyaan, tapi saya sendiri tidak merasakannya bahkan kegiatan para pegawai di kantor gubernur Lampung berjalan aman-aman saja," kata Sutarja menambahkan.
Sementara, Kepala BMG Branti, Lampung Selatan, Bambang Nova Setianto mengatakan, gempa tektonik 5,9 SR terjadi Senin pagi pkl 06.43 WIB, dengan episentrum 6,8 Lintang Selatan (LS) dan 100,6 Bujur Timur (BT), 400 KM Barat Daya Krui, Lampung Barat, dengan kedalaman 143 KM di kawasan Samudera Hindia.
"Gempa tidak sampai menimbulkan kerusakan yang berbahaya," katanya.
Dua menambahkan keterangannya, sebelumnya pada Rabu (7/6) gempa tektonik berkekuatan pada 6,2 SR juga terjadi di perbatasan Provinsi Lampung-Bengkulu, dengan kedalaman 333 KM di bawah tanah. antara/pur
Wednesday, June 07, 2006
KODE LEMAK BABI
Berhati-hatilah terhadap segala jenis barang atau makanan yang kita gunakan/konsumsi, boleh jadi terdapat kandungan lemak babi didalamnya. Mudah-mudahan informasi berikut bisa membawa kita untuk senantiasa istiqomah dalam menjaga kesucian jasmani dan ruhani kita. Insya Allah. Semoga bermanfaat.
====
Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis.
Tugasnya adalah mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan. Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di Badan tersebut bagian QC, oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141.
Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis tersebut, dia penasaran dan kemudian menanyakan kode matematis tersebut kepada seorang perancis yang berwenang dalam bidang itu dan orang tersebut menjawab "KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN JANGAN BANYAK TANYA".
Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia Kemudian mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang ada. Ternyata apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum m! uslim di dunia. Hampir di seluruh negara barat termasuk Eropa, pilihan utama untuk Daging adalah daging babi.
Peternakan babi sangat banyak di negara-negara tersebut. Di perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000. Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hewan lainnya. Namun orang eropa dan amerika berusaha menghindari lemak-lemak tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan sekarang; dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? jawabannya adalah: Babi-babi tersebut dipotong di rumah-rumah jagal dalam pengawasan Badan POM dan yang membuat pusing Badan tersebut adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.
Dahulu kira-kira 60 tahun yang lalu, lemak-lemak tersebut dibakar. Kemudian mereka berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak tersebut dan ternyata itu berhasil.
Lemak-lemak tersebut diproses secara kimiawi, dikemas sedemikian rupa Dan di pasarkan Dalam pada itu negara-negara di eropa memberlakukan aturan Ya ng mengharuskan bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang terbuat dari lemak babi dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produk. Mereka yang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini mengetahui Hal tersebut. Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut dilarang masuk ke negara-negara Islam pada saat itu sehingga menimbulkan deficit perdagangan bagi negara pengekspor.
Menoleh ke masa lalu, jika anda hubungkan dengan Asia Tenggara, anda mungkin tahu tentang factor yang menimbulkan perang saudara. Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke belahan Benua melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan hingga mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di dalamnya Mengalami kerusakan karena terkena air laut. Kemudian mereka punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak babi. Lapisan lemak tersebut harus digigit dengan gigi terlebih d! ahulu sebelum digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar dan sampai ke telinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa Vegetarian (orang yang tdk makan daging), maka tentara-tentara tersebut menolak berperang sehingga mengakibatkan perang saudara (civil war).
Negara-negara eropa mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan penulisan lemak babi dalam kemasan dengan menuliskan lemak hewan. Semua orang yang tinggal di Eropa sejak tahun 1970 - an mengetahuinya. Saat perusahaan produsen ditanya oleh pihak berwenang dari negara Islam mengenai lemak hewan tersebut, maka jawabannya bahwa lemak tersebut adalah lemak sapi & domba, walaupun demikian lemak-lemak tesebut haram bagi muslim karena penyembelihan hewan ternak tersebut tidak mengikuti syariat islam. Oleh karena itu produk dengan label baru tersebut dilarang masuk ke negara-negara islam.
Sebagai akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi masalah keuangan yang sangat serius karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produknya ke Negara islam, dimana laba penjualan ke negara islam bias mencapai milliard dolar. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak mengetahuinya.
Kode tersebut diawali dengan kode E-CODES. E-INGREDIENTS ini terdapat di banyak produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis permen karet, cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan Kalengan dan beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk makanan & obat-obatan lainnya. Semenjak produk - produk tersebut di atas banyak dikonsumsi oleh negara-negara muslim, kita sebagai masyarakat muslim tidak terkecuali sedang menghadapi masalah penyakit masyarakat yakni hilangnya rasa malu, kekerasan dan seks bebas (kumpul kebo).
Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa Terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya Dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode-kode berikut ini! dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari karena produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini mengandunglemak babi.
E100, E110, E120, E 140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,E270, E280, E325, E326, E327, E334, E335, E336, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440,E470, E471, E472, E473, E474, E475,E476, E477, E478, E481, E482, E483,E491, E492, E493, E494, E495, E542,E570, E572, E631, E635, E904.
Adalah tanggung jawab kita semua sebagai umat islam untuk mengikuti Syariat islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada saudara-saurdara kita.
M.Anjad Khan, Medical Research Institute United States
====
Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis.
Tugasnya adalah mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan. Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di Badan tersebut bagian QC, oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141.
Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis tersebut, dia penasaran dan kemudian menanyakan kode matematis tersebut kepada seorang perancis yang berwenang dalam bidang itu dan orang tersebut menjawab "KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN JANGAN BANYAK TANYA".
Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia Kemudian mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang ada. Ternyata apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum m! uslim di dunia. Hampir di seluruh negara barat termasuk Eropa, pilihan utama untuk Daging adalah daging babi.
Peternakan babi sangat banyak di negara-negara tersebut. Di perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000. Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hewan lainnya. Namun orang eropa dan amerika berusaha menghindari lemak-lemak tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan sekarang; dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? jawabannya adalah: Babi-babi tersebut dipotong di rumah-rumah jagal dalam pengawasan Badan POM dan yang membuat pusing Badan tersebut adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.
Dahulu kira-kira 60 tahun yang lalu, lemak-lemak tersebut dibakar. Kemudian mereka berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak tersebut dan ternyata itu berhasil.
Lemak-lemak tersebut diproses secara kimiawi, dikemas sedemikian rupa Dan di pasarkan Dalam pada itu negara-negara di eropa memberlakukan aturan Ya ng mengharuskan bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang terbuat dari lemak babi dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produk. Mereka yang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini mengetahui Hal tersebut. Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut dilarang masuk ke negara-negara Islam pada saat itu sehingga menimbulkan deficit perdagangan bagi negara pengekspor.
Menoleh ke masa lalu, jika anda hubungkan dengan Asia Tenggara, anda mungkin tahu tentang factor yang menimbulkan perang saudara. Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke belahan Benua melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan hingga mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di dalamnya Mengalami kerusakan karena terkena air laut. Kemudian mereka punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak babi. Lapisan lemak tersebut harus digigit dengan gigi terlebih d! ahulu sebelum digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar dan sampai ke telinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa Vegetarian (orang yang tdk makan daging), maka tentara-tentara tersebut menolak berperang sehingga mengakibatkan perang saudara (civil war).
Negara-negara eropa mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan penulisan lemak babi dalam kemasan dengan menuliskan lemak hewan. Semua orang yang tinggal di Eropa sejak tahun 1970 - an mengetahuinya. Saat perusahaan produsen ditanya oleh pihak berwenang dari negara Islam mengenai lemak hewan tersebut, maka jawabannya bahwa lemak tersebut adalah lemak sapi & domba, walaupun demikian lemak-lemak tesebut haram bagi muslim karena penyembelihan hewan ternak tersebut tidak mengikuti syariat islam. Oleh karena itu produk dengan label baru tersebut dilarang masuk ke negara-negara islam.
Sebagai akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi masalah keuangan yang sangat serius karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produknya ke Negara islam, dimana laba penjualan ke negara islam bias mencapai milliard dolar. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak mengetahuinya.
Kode tersebut diawali dengan kode E-CODES. E-INGREDIENTS ini terdapat di banyak produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis permen karet, cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan Kalengan dan beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk makanan & obat-obatan lainnya. Semenjak produk - produk tersebut di atas banyak dikonsumsi oleh negara-negara muslim, kita sebagai masyarakat muslim tidak terkecuali sedang menghadapi masalah penyakit masyarakat yakni hilangnya rasa malu, kekerasan dan seks bebas (kumpul kebo).
Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa Terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya Dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode-kode berikut ini! dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari karena produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini mengandunglemak babi.
E100, E110, E120, E 140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,E270, E280, E325, E326, E327, E334, E335, E336, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440,E470, E471, E472, E473, E474, E475,E476, E477, E478, E481, E482, E483,E491, E492, E493, E494, E495, E542,E570, E572, E631, E635, E904.
Adalah tanggung jawab kita semua sebagai umat islam untuk mengikuti Syariat islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada saudara-saurdara kita.
M.Anjad Khan, Medical Research Institute United States
Pemeritah Harus Tetap Tolak Ajakan AS untuk Bergabung dalam Proliferation Security Initiative
Mahfudz Sidik, Drs, H., MSi., Ketua Fraksi PKS DPR
Fraksi-PKS Online: — Jakarta — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) meminta pemerintah Indonesia tetap menolak ajakan untuk bergabung dalam Proliferation Security Initiative (inisiatif keamanan proliferasi). FPKS mengkhawatirkan, keikutsertaan Indonesia dalam PSI akan membahayakan kedaulatan Indonesia sebagai negara kepulauan.
"Jika Indonesia bergabung dalam PSI, negara seperti Amerika dapat melakukan interdiksi untuk memeriksa kapal-kapal yang diindikasikan membawa senjata pemusnah massal di wilayah Indonesia," jelas Ketua FPKS Mahfudz Siddiq, Kamis (7/6) di Jakarta.
FPKS juga mengkhawatirkan, bergabungnya Indonesia dalam PSI hanya akan dijadikan pembenar secara politis bagi aksi militer AS dan sekutnya ke negara-negara yang dalam pandangan AS tidak berhak memiliki senjata pemusnah massal.
"Harus diingat Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Sangat boleh jadi negara-negara yang dimaksud AS sebagai tidak berhak adalah negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim. Keikutsertaan Indonesia dalam PSI akan sangat melukai perasaan negara-negara muslim. Padahal kita tengah berusaha meningkatkan kerjasama dengan mereka," ujar dia.
Sebagaimana diberitakan, pemerintah AS melalui Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld kembali mengajak Indonesia bergabung dalam PSI. Sebelumnya ketika Menlu AS Condoleeza Rice berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu juga menyampaikan ajakan serupa. Namun ajakan tersebut ditolak dengan alasan pelaksanaan PSI akan mengganggu dan membahayakan kedaulatan Negara Indonesia sebagai negara kepulauan. "Kami salut dan menghargai putusan pemerintah tersebut, dan berharap pemerintah tetap mempertahankannya,' imbuh Mahfudz.
FPKS berharap, iming-iming kerja sama militer secara permanen dengan AS tidak menjadikan pendirian Indonesia goyah. "Pemerintah harus tetap menolak. Karena yang dipertaruhkan adalah kedaulatan negara," tandas Mahfudz.
FPKS berkeyakinan, pemerintahan SBY-JK mampu bersikap tegas terhadap AS. Jika kepentingan AS dan sekutunya merugikan kedaulatan Indonesia, maka SBY harus menolaknya secara tegas.
Mahfudz menyatakan, pemerintahan harus berkoordinasi dengan DPR terkait persoalan ini. "Karena ini menyangkut kedaulatan negara, DPR sebaiknya diajak berembug," tandas Mahfudz.
Pengirim: Navis Update: 07/06/2006 Oleh: Navis
Fraksi-PKS Online: — Jakarta — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) meminta pemerintah Indonesia tetap menolak ajakan untuk bergabung dalam Proliferation Security Initiative (inisiatif keamanan proliferasi). FPKS mengkhawatirkan, keikutsertaan Indonesia dalam PSI akan membahayakan kedaulatan Indonesia sebagai negara kepulauan.
"Jika Indonesia bergabung dalam PSI, negara seperti Amerika dapat melakukan interdiksi untuk memeriksa kapal-kapal yang diindikasikan membawa senjata pemusnah massal di wilayah Indonesia," jelas Ketua FPKS Mahfudz Siddiq, Kamis (7/6) di Jakarta.
FPKS juga mengkhawatirkan, bergabungnya Indonesia dalam PSI hanya akan dijadikan pembenar secara politis bagi aksi militer AS dan sekutnya ke negara-negara yang dalam pandangan AS tidak berhak memiliki senjata pemusnah massal.
"Harus diingat Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Sangat boleh jadi negara-negara yang dimaksud AS sebagai tidak berhak adalah negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim. Keikutsertaan Indonesia dalam PSI akan sangat melukai perasaan negara-negara muslim. Padahal kita tengah berusaha meningkatkan kerjasama dengan mereka," ujar dia.
Sebagaimana diberitakan, pemerintah AS melalui Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld kembali mengajak Indonesia bergabung dalam PSI. Sebelumnya ketika Menlu AS Condoleeza Rice berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu juga menyampaikan ajakan serupa. Namun ajakan tersebut ditolak dengan alasan pelaksanaan PSI akan mengganggu dan membahayakan kedaulatan Negara Indonesia sebagai negara kepulauan. "Kami salut dan menghargai putusan pemerintah tersebut, dan berharap pemerintah tetap mempertahankannya,' imbuh Mahfudz.
FPKS berharap, iming-iming kerja sama militer secara permanen dengan AS tidak menjadikan pendirian Indonesia goyah. "Pemerintah harus tetap menolak. Karena yang dipertaruhkan adalah kedaulatan negara," tandas Mahfudz.
FPKS berkeyakinan, pemerintahan SBY-JK mampu bersikap tegas terhadap AS. Jika kepentingan AS dan sekutunya merugikan kedaulatan Indonesia, maka SBY harus menolaknya secara tegas.
Mahfudz menyatakan, pemerintahan harus berkoordinasi dengan DPR terkait persoalan ini. "Karena ini menyangkut kedaulatan negara, DPR sebaiknya diajak berembug," tandas Mahfudz.
Pengirim: Navis Update: 07/06/2006 Oleh: Navis
HTI Minta Indonesia Waspadai Kunjungan Rumsfeld
Rabu, 07 Juni 2006 16:07:00
Jakarta-RoL -- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meminta Indonesia mewaspadai kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld sebagai upaya AS untuk merealisasikan tujuan politik luar negerinya, yakni melakukan penjajahan dalam berbagai bentuk.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto pada aksi unjuk rasa simpatik HTI di depan gedung Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu siang. Menurut HTI, hubungan militer, pertahanan dan keamanan antara AS dengan dunia Islam termasuk Indonesia harus dibaca sebagai hubungan penjajah dengan yang terjajah sebab AS tidak akan memperhatikan negeri manapun kecuali melihatnya sebagai lahan jajahan.
HTI, kata dia, menolak setiap intervensi asing atas negeri-negeri muslim di manapun termasuk Indonesia baik dalam bidang politik, militer, pertahanan, keamanan dan ekonomi sebab hal itu membuka pintu penjajahan dan mengantarkan kaum muslim ke jurang kehinaan dan kesengsaraan. "HTI juga mengingatkan pemerintah untuk tidak tunduk kepada tekanan AS dengan mengorbankan kedaulatan negara," katanya.
Untuk mengatasi semua itu, HTI menyatakan agar umat muslim membangun kekuatan nyata untuk menata kembali dunia berdasarkan cahaya Islam, sekaligus mengakhiri hegemoni negara penjajah AS dan sekutunya yang telah menyengsarakan seluruh umat manusia di dunia. "Sebagai muslim kita harus meyakini kekuatan real yang secara nyata akan mampu menenggelamkan kezaliman global kapitalesme yaitu Khilafah Islamiyah yang menerapkan syariat Islam secara kaffah," katanya.
Pada kesempatan itu dia juga menyatakan, ada sejumlah hal penting yang akan dicapai pada kunjungan Rumsfeld yaitu kunjungan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kerjasama militer namun bukan untuk memperkuat Indonesia melainkan lebih untuk kepentingan AS.
Pemulihan embargo, kata dia, hanya berupa pendidikan militer dan kebolehan membeli senjata yang tidak mematikan, apalagi jika pembelian dengan menggunakan kredit (foreign military financing) yang diperoleh dari AS maka peralatan persenjataan militer secara langsung tetap bergantung pada AS.
Kedua, kata dia, terkait dengan keamanan Asia Tenggara atau Selat Malaka yang telah disinggung juga sejak kedatangan Menlu AS Condoleezza Rice. "Rumsfeld pada 4 Juni 2006 juga menyatakan bahwa balatentara AS akan memburu kaum teroris di Asia Tenggara segera, seraya menakut-nakuti negeri-negeri Muslim moderat akan adanya serangan-serangan kaum ekstrimis Islam," katanya.
Pernyataan tersebut menurut dia merupakan indikasi bahwa AS ingin menguasai Selat Malaka. "Saat ini Menhan AS akan meminta komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkenankan AS turut menjaga jalur internasional Selat Malaka," katanya.
Ketiga, lanjut dia, AS menghendaki Pemerintah Indonesia berada di garis depan dalam perang melawan terorisme yang pada sisi lain tidak menutup kemungkinan adanya tekanan politik dan hukum dari AS terhadap proses hukum kasus terorisme yang tengah berjalan di Indonesia. Dia juga menyebutkan kemungkinan AS memanfaatkan hubungan Indonesia-Timor Leste pasca kerusuhan di Dili untuk menekan Indonesia mengikuti kehendaknya.
HTI juga menyatakan bahwa pemerintah perlu memperhatikan pernyataan Ketua MPR Hidayat Nurwahid yang mengatakan pemerintah harus waspada dan selektif jangan sampai bantuan yang bersifat kemanusiaan itu ditunggangi oleh kepentingan yang tidak manusiawi seperti spionase atau mengubah budaya lokal.
Aksi yang berlangsung di bawah hujan gerimis tersebut diagendakan akan berlangsung selama lebih kurang satu jam, 13.00 WIB hingga 14.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 1.000 orang. Pada aksi unjuk rasa tersebut para pendukung HTI membangun sebuah panggung untuk berorasi dengan sebuah spanduk besar yang bertuliskan "Tolak Penjajahan AS di Indonesia".
Sementara itu massa HTI yang berkerumun di sekitar panggung membawa sejumlah spanduk yang lebih kecil dengan tulisan antara lain "Amerika segera keluar dari Irak" dan "Hentikan Intervensi AS di Indonesia", serta sejumlah spanduk bertuliskan huruf Arab. Sedangkan sejumlah aparat kepolisian tampak berada di sekitar gedung Kedubes AS untuk berjaga-jaga. antara/pur
Jakarta-RoL -- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meminta Indonesia mewaspadai kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld sebagai upaya AS untuk merealisasikan tujuan politik luar negerinya, yakni melakukan penjajahan dalam berbagai bentuk.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto pada aksi unjuk rasa simpatik HTI di depan gedung Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu siang. Menurut HTI, hubungan militer, pertahanan dan keamanan antara AS dengan dunia Islam termasuk Indonesia harus dibaca sebagai hubungan penjajah dengan yang terjajah sebab AS tidak akan memperhatikan negeri manapun kecuali melihatnya sebagai lahan jajahan.
HTI, kata dia, menolak setiap intervensi asing atas negeri-negeri muslim di manapun termasuk Indonesia baik dalam bidang politik, militer, pertahanan, keamanan dan ekonomi sebab hal itu membuka pintu penjajahan dan mengantarkan kaum muslim ke jurang kehinaan dan kesengsaraan. "HTI juga mengingatkan pemerintah untuk tidak tunduk kepada tekanan AS dengan mengorbankan kedaulatan negara," katanya.
Untuk mengatasi semua itu, HTI menyatakan agar umat muslim membangun kekuatan nyata untuk menata kembali dunia berdasarkan cahaya Islam, sekaligus mengakhiri hegemoni negara penjajah AS dan sekutunya yang telah menyengsarakan seluruh umat manusia di dunia. "Sebagai muslim kita harus meyakini kekuatan real yang secara nyata akan mampu menenggelamkan kezaliman global kapitalesme yaitu Khilafah Islamiyah yang menerapkan syariat Islam secara kaffah," katanya.
Pada kesempatan itu dia juga menyatakan, ada sejumlah hal penting yang akan dicapai pada kunjungan Rumsfeld yaitu kunjungan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kerjasama militer namun bukan untuk memperkuat Indonesia melainkan lebih untuk kepentingan AS.
Pemulihan embargo, kata dia, hanya berupa pendidikan militer dan kebolehan membeli senjata yang tidak mematikan, apalagi jika pembelian dengan menggunakan kredit (foreign military financing) yang diperoleh dari AS maka peralatan persenjataan militer secara langsung tetap bergantung pada AS.
Kedua, kata dia, terkait dengan keamanan Asia Tenggara atau Selat Malaka yang telah disinggung juga sejak kedatangan Menlu AS Condoleezza Rice. "Rumsfeld pada 4 Juni 2006 juga menyatakan bahwa balatentara AS akan memburu kaum teroris di Asia Tenggara segera, seraya menakut-nakuti negeri-negeri Muslim moderat akan adanya serangan-serangan kaum ekstrimis Islam," katanya.
Pernyataan tersebut menurut dia merupakan indikasi bahwa AS ingin menguasai Selat Malaka. "Saat ini Menhan AS akan meminta komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkenankan AS turut menjaga jalur internasional Selat Malaka," katanya.
Ketiga, lanjut dia, AS menghendaki Pemerintah Indonesia berada di garis depan dalam perang melawan terorisme yang pada sisi lain tidak menutup kemungkinan adanya tekanan politik dan hukum dari AS terhadap proses hukum kasus terorisme yang tengah berjalan di Indonesia. Dia juga menyebutkan kemungkinan AS memanfaatkan hubungan Indonesia-Timor Leste pasca kerusuhan di Dili untuk menekan Indonesia mengikuti kehendaknya.
HTI juga menyatakan bahwa pemerintah perlu memperhatikan pernyataan Ketua MPR Hidayat Nurwahid yang mengatakan pemerintah harus waspada dan selektif jangan sampai bantuan yang bersifat kemanusiaan itu ditunggangi oleh kepentingan yang tidak manusiawi seperti spionase atau mengubah budaya lokal.
Aksi yang berlangsung di bawah hujan gerimis tersebut diagendakan akan berlangsung selama lebih kurang satu jam, 13.00 WIB hingga 14.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 1.000 orang. Pada aksi unjuk rasa tersebut para pendukung HTI membangun sebuah panggung untuk berorasi dengan sebuah spanduk besar yang bertuliskan "Tolak Penjajahan AS di Indonesia".
Sementara itu massa HTI yang berkerumun di sekitar panggung membawa sejumlah spanduk yang lebih kecil dengan tulisan antara lain "Amerika segera keluar dari Irak" dan "Hentikan Intervensi AS di Indonesia", serta sejumlah spanduk bertuliskan huruf Arab. Sedangkan sejumlah aparat kepolisian tampak berada di sekitar gedung Kedubes AS untuk berjaga-jaga. antara/pur
Rumsfeld Menolak Komentari Pembebasan Ustadz Ba'asyir
Selasa, 06 Juni 2006 20:31:00
Jakarta-RoL -- Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld, menolak berkomentar tentang rencana pembebasan pimpinan Pondok Pesantren Ngruki, Solo, yang oleh negara tersebut diduga terkait beberapa aksi teroris di Indonesia.
"Saya tidak memberikan kepedulian, terhadap rencana pembebasan itu," ujarnya, usai mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Jakarta, Selasa. Rumsfeld mengaku, dirinya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus penahanan Amir Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) itu.
Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia Ustadz Abu Bakar Ba`asyir alias Abdus Somad (66) divonis dua tahun enam bulan (30 bulan) penjara, dipotong masa tahanan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan jaksa, yakni delapan tahun penjara. Dalam putusannya hakim mengatakan, putusan itu tanpa dipengaruhi pihak mana pun, termasuk Amerika Serikat.
Menlu Australia, sebagaimana dilansir AFP, menyatakan puas Ustadz Ba`asyir dinyatakan bersalah. Namun, ia kecewa atas hukuman yang hanya dua tahun enam bulan bagi Ustadz Ba`asyir. Pihak AS pun mengeluarkan pernyataan serupa. Mereka menghargai independensi peradilan di Indonesia dan putusan bersalah atas pemimpin teroris, tetapi merasa tidak puas dengan masa hukuman penjara tersebut
Menurut pertimbangan majelis hakim, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat dengan sengaja menimbulkan kebakaran atau ledakan yang membahayakan nyawa orang lain dan menyebabkan matinya orang. Dengan demikian, dakwaan kedua lebih subsider yang diajukan jaksa penuntut umum terbukti. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 187 ter juncto Pasal 187 ke-3 Kitab Undang- undang Hukum Pidana (KUHP).
Tim Pengacara Ustadz Abu Bakar Ba'asyir yang diketuai Mohammad Assegaf mengatakan, was-was dengan aksi demonstrasi yang akan terjadi setelah pembebasan Ustadz Ba'asyir pada 14 Juni mendatang, terutama dikaitkan dengan kedatangan Rumsfeld ke Indonesia. "Kami khawatir jika kedatangan Rumsfeld membawa `pesanan' barat terkait rencana pembebasan Ustadz Ba'syir pada 14 Juni 2006," katanya. antara/pur
Jakarta-RoL -- Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld, menolak berkomentar tentang rencana pembebasan pimpinan Pondok Pesantren Ngruki, Solo, yang oleh negara tersebut diduga terkait beberapa aksi teroris di Indonesia.
"Saya tidak memberikan kepedulian, terhadap rencana pembebasan itu," ujarnya, usai mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Jakarta, Selasa. Rumsfeld mengaku, dirinya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus penahanan Amir Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) itu.
Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia Ustadz Abu Bakar Ba`asyir alias Abdus Somad (66) divonis dua tahun enam bulan (30 bulan) penjara, dipotong masa tahanan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan jaksa, yakni delapan tahun penjara. Dalam putusannya hakim mengatakan, putusan itu tanpa dipengaruhi pihak mana pun, termasuk Amerika Serikat.
Menlu Australia, sebagaimana dilansir AFP, menyatakan puas Ustadz Ba`asyir dinyatakan bersalah. Namun, ia kecewa atas hukuman yang hanya dua tahun enam bulan bagi Ustadz Ba`asyir. Pihak AS pun mengeluarkan pernyataan serupa. Mereka menghargai independensi peradilan di Indonesia dan putusan bersalah atas pemimpin teroris, tetapi merasa tidak puas dengan masa hukuman penjara tersebut
Menurut pertimbangan majelis hakim, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat dengan sengaja menimbulkan kebakaran atau ledakan yang membahayakan nyawa orang lain dan menyebabkan matinya orang. Dengan demikian, dakwaan kedua lebih subsider yang diajukan jaksa penuntut umum terbukti. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 187 ter juncto Pasal 187 ke-3 Kitab Undang- undang Hukum Pidana (KUHP).
Tim Pengacara Ustadz Abu Bakar Ba'asyir yang diketuai Mohammad Assegaf mengatakan, was-was dengan aksi demonstrasi yang akan terjadi setelah pembebasan Ustadz Ba'asyir pada 14 Juni mendatang, terutama dikaitkan dengan kedatangan Rumsfeld ke Indonesia. "Kami khawatir jika kedatangan Rumsfeld membawa `pesanan' barat terkait rencana pembebasan Ustadz Ba'syir pada 14 Juni 2006," katanya. antara/pur
Subscribe to:
Posts (Atom)
MENCEGAH UPAYA SEKULARISASI PANCASILA
Oleh: K.H Ma'ruf Amin Maklumat ke-Indonesia-an yang digagas oleh sejumlah orang dalam simposium nasional di Fisip UI yang lalu, dengan ...
-
JIL (Jaringan Islam Liberal) kembali tertangkap basah melakukan penipuan terhadap umat Islam. Ceritanya dimulai ketika saya me- reply koment...
-
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuhu Subhanallah.... Allah Swt telah mengingatkan saya melalui tulisan seorang sahabat, agar k...