Ads

Wednesday, August 16, 2006

Walimatul Ursy



Ya Allah,…
Susahnya punya hati,
Letaknya tersembunyi,

tapi geraknya tampak sekali…
(hmmm... malu juga diri ini....)

Nampaknya... lebih baik punya istri,
Kalau tersenyum ada yang menanggapi,
Kalau berekspresi ada yang memahami
Sikapnya lembut, tak bikin keki
Terkadang malah suka memuji.

Ya Allah,...
Aku yakin... Engkau tak pernah ingkar janji
Kalau senantiasa menjaga diri...
Akan mendapat pendamping yang lurus hati.


(Disadur bebas dari Hati-hati bawa hati, Kupinang Engkau dengan Hamdalah, M.Fauzil Adhim)


Adalah kami, Dedy dan Sherly
Dipertemukan diawal Februari
tiga Mei dan tiga Juni
Menjadi saksi kebulatan tekad kami

Ketika niat telah membulat
Ketika hati-hati telah terikat
Dan khitbah-pun telah terucap
Insya Allah, sebentar lagi...
janji setiapun ’kan menjadi Akad

Ya Allah,...
Kuatkan ikatan ini...
Bimbing kami kepada jalan-Mu yang lurus
Karuniakan kami keturunan yang membanggakan
Yang senantiasa bermanfaat bagi umat
Dan juga kedua Orangtua, kelak


Jakarta, 2 September 2006
Dedy & Sherly


Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

Segala puji bagi Allah, yang telah menciptakan hati manusia dengan Fitrah yang paling baik, yang akan menjadi tenang dan tentram bila senantiasa mengingat kebesaran-Nya dan menjadi lapang bila selalu mengerjakan amal shaleh.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat dan pengikut setianya sampai hari kiamat nanti.

Dengan segala kerendahan hati, ijinkan kami mengundang bapak/ibu/saudara/saudari untuk menghadiri pernikahan kami, yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Sabtu/ 2 September 2006
Akad : 08.00 s/d 10.00 wib
Resepsi : 12.00 s/d 14.00 wib

Tempat : Masjid dan Balai Pendidikan Salman Al Farisi
(Komplek Perumahan Bulog)
Alamat : Jl. H.Ten, Kayu Putih, Rawa Mangun, Jakarta Timur

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila bapak/ibu/saudara/saudari berkenan hadir dan memberikan do’a restu bagi kami.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan didalam setiap niat baik kita, Insya Allah.

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Dedy & Sherly

Undangan Walimatul Ursy :


Peta Lokasi :


===###===###===###===###===###===###===###===####===###===###===
”Dan di antara tanda-tanda (Kebesaran)-Nya, Diciptakannya pasangan hidup dari jenismu sendiri, agar kamu mendapat ketenangan hati dan Dia menjadikan rasa kasih dan sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir”.
QS. Ar-Ruum, 30: 21

....”Ya Allah, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu, yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Mu dan Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.
QS. Al-Ahqaaf, 46: 15

”Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkahi mereka berdua, meningkatkan kualitas keturunan mereka, menjadikan pembuka pintu-pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat”.
Do’a Rasulullah SAW pada pernikahan putri beliau,
Fatimah Az-Zahra dengan Ali Bin Abi Thalib

Tuesday, August 08, 2006

APAKAH ANDA SEORANG PECINTA ??

Kata yang singkat namun ketahuilah bahwasanya tanpanya dunia akan sepi dan hampa. Ibnu Qoyyim mengatakan: “…, maka setiap perbuatan dan gerakan di alam semesta ini adalah berasal dari cinta dan keinginan. Kedua hal itulah yang mengawali segala pekerjaan dan gerakan, sebagaimana benci dan ketidaksukaan yang mengawali untuk meninggalkan dan menahan diri dari sesuatu.”

Tak heran jika ada seseorang yang dengan relanya mengorbankan apa saja demi sesuatu yang dicintainya. Ibnu Qoyyim berkata: “Cinta menggerakkan seorang pecinta untuk mencari yang dicintainya, dan kecintaannya akan sempurna manakala ia telah mendapatkannya . Maka cinta itulah yang menggerakkan PECINTA ARRAHMAN, pecinta Al-Quran, pecinta ilmu dan iman, pecinta materi dan uang, pecinta berhala dan salib, pecinta wanita dan anak-anak, pecinta tanah dan air dan cinta pula yang menggerakkan pecinta saudara-saudaranya.”

Orang yang mencinta akan bergetar hatinya saat yang dicintainya disebutkan namanya. Tentang fenomena para pecinta, Ibnu Qoyyim menyebutkan:” Karena itu engkau dapati pecinta wanita dan anak-anak, pecinta nyanyian dan qur’an syetan, mereka tidak bergerak hatinya ketika mendengarkan ilmu dan kesaksian iman, juga tidak ketika dibacakan Al-Qur’an. Tetapi saat disebutkan yang dicintainya serta-merta bangkitlah jiwanya, tergeraklah lahir batinnya, karena rindu dan menikmati yang dicintainya, meski sekedar disebut namanya.”

Sungguh benar sekali apa yang telah dikatakan oleh Ibnu Qoyyim diatas. Dan tak ada yang bisa memahami apa yang telah beliau katakan kecuali orang yang pernah mencintai sesuatu. Jika ada seseorang mengatakan kepada orang yang ada dihadapannya: ”Saya mencintaimu !” apakah lantas orang tersebut percaya begitu saja tanpa bukti yang nyata?

Ibnu Qoyyim menyebutkan ada 20 tanda dan bukti cinta:

1. MENGHUNJAMKAN PANDANGAN MATAPandangan mata seorang pecinta itu hanya tertuju pada orang yang dicintai.

2. MALU-MALU Jika orang yang dicintai memandangnya, maka dari itu didapati seorang pecinta hanya bisa memandang kebawah, kepermukaan tanah, disebabkan rasa sungkannya terhadap orang yang dicintainya.

3. BANYAK MENGINGAT ORANG YANG DICINTAIMembicarakan dan menyebut namanya.

4. TUNDUK Kepada Perintah Orang Yang Dicintai Dan Mendahulukannya Daripada Kepentingan Diri Sendiri.

5. BERSABAR menghadapi gangguan orang yang dicintai, yaitu bersabar dalam menghadapi kedurhakaan dan bersabar dalam melaksanakan keputusan orang yang dicintai.

6. MEMPERHATIKAN perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya.

7, MENCINTAI TEMPAT DAN RUMAH SANG KEKASIH

8. Segera MENGHAMPIRI yang dicintai, kesibukan yang lain ditinggalkan dan menyukai apapun jalan yang bisa mendekatkan dirinya dengan orang yang dicintai.

9. MENCINTAI APAPUN YANG DICINTAI SANG KEKASIH

10. JALAN YANG TERASA PENDEK -padahal panjang- saat mengunjungi sang kekasih.

11. SALAH TINGKAH jika sedang mengunjungi orang yang dicintai atau sedang dikunjungi orang yang dicintai.

12. KAGET dan gregetan tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai atau tatkala mendengar namanya disebut.

13. CEMBURU kepada orang yang dicintai, cemburunya akan bangkit jika kekasihnya dijahati dan dirampas haknya.

14. BERKORBAN apa saja untuk mendapatkan keridhaan orang yang dicintai.

15. MENYENANGI apa pun yang membuat senang orang yang dicintai

16. SUKA MENYENDIRI.

17. TUNDUK DAN PATUH kepada orang yang dicintai.

18. HELAAN NAPAS YANG PANJANG DAN KERAP.

19. MENGHINDARI hal-hal yang merenggangkan hubungan dengan yang dicintai dan membuatnya marah.

20. adanya KECOCOKAN antara orang yang mencintai dan yang dicintai

Jika tanda dan bukti cinta itu telah ada maka yang perlu dipertanyakan ditujukan untuk siapakah perasaan cinta itu ?

Ibnu Qoyyim menjelaskan setelah menjelaskan fenomena orang –orang yang mencinta :”Semua kecintaan tersebut adalah batil kecuali KECINTAAN KEPADA ALLAH dan konsekwensi dari kecintaan pada-Nya, yaitu cinta kepada rasul, kitab, agama dan para kekasihNya. Berbagai kecintaan inilah yang abadi dan abadi pula buah serta kenikmatannya sesuai dengan abadinya ketergantungan orang tersebut padaNya. Dan keutamaan cinta ini atas kecintaan kepada yang lain sama dengan keutamaan orang yang bergantung padaNya atas orang yang bergantung pada yang lain. Jika hubungan para pecinta terputus , juga terputus pula sebab-sebab cintanya, maka cinta kepadaNya akan tetap langgeng abadi.

Ada sebuah syair tulisan seseorang:

Sesuatu yang terlupa
biasanya tak berarti apa-apa
Sesuatu yang ingin dilupa
biasanya sesuatu yang pernah dicinta
Namun yang dicinta tak mau memperdulikannya
Sakit memang sakit hatinya
Dan itulah penyakit yang Lebih berat dari biasanya
ingin dia sembuhkan penyakitnya
Namun citra kekasih selalu membayanginya
Memang sembuhnya sakit kepala
Ternyata lebih mudah daripada sembuhnya orang yang dimabuk cinta

kemudian dia melanjutkan :

Orang yang dimabuk asmara
bagaikan orang yang terkena panah kaki dan tangannya
dengan kedalaman yang sungguh mengena
Jika dicabut kan terasa benar sakitnya
Jika dibiarkan kan terhambat gerak dan langkahnya
Sungguh sakit jika tak dihiraukan oleh yang dicinta
Bagaimana jika tak dihiraukan oleh Sang Pencipta
Tatkala semua makhluk membutuhkanNya
Tak ada cinta yang benar-benar membuat sehat hati manusia
Kecuali cinta karena Allah dan RasulNYa
Setiap orang menginginkannya
Namun sayang enggan meniti jalannya

Jika sesorang mengatakan:” Saya mencintai Allah dan Rasulnya !” namun anehnya dia malah melakukan perbuatan-perbuatan yang membuat marah Allah ‘azza wa jalla maka patut dipertanyakan padanya bagaimana kesungguhan cintanya kepadaNya.

Allah berfirman yang artinnya: “Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikuti aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’ “ (Ali imron :31)

Sumber bacaan:
Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin (terjemahan) Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah, pustaka Al Kautsar
Mawaridul Aman Al- Muntaqa min Ighatsatul Lahfan fi Mashayidisy Syaithan (terjemahan), Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah editor syaikh Ali Hasan Ab

Pastikan Cinta Kita Hanya Bagi Allah S.W.T
by : Beng - Beng

Sebelas Tipe Suami

Dari Aisyah ra, berkata "Ada sebelas perempuan yangsaling berjanji untuk jujur dan tidak salingmerahasiakan sesuatu pun tentang tingkah lakusuaminya."

Yang pertama :
berkata, "Suamiku itu sangat bakhil dan akhlaknya buruk." (ini diungkapan dalam sebuah kiasan "daging onta yang busuk terletak di puncak gunung, puncak gunung susah untuk didaki", maksudnya sekalipun hanya sebuah daging busuk yang hendak diambil dari puncakgunung itu, namun mencapainya susah sekali. Betapa sangat bakhilnya sang suami, walau barang yang sangat tidak berharga sekalipun ia tidak mau memberikan kepada istrinya, sehingga merasa sangat sulit sekali dan susah meminta haknya (sang istri) dari suaminya, laksana susahnya orang mendaki gunung)

Yang kedua :
berkata, "Riwayat suamiku tak dapat aku sebutkan satu per satu. Karena aku khawatir berkepanjangan untukdibicarakan. Jika aku ceritakan, takut bulu kuduk yang mendengarnya berdiri semua dan keringat jadi bercucuran" (ini mengandung maksud betapa kasar dan banyaknya keaiban yang ada pada suaminya. Kekasaran dan kekejaman suaminya ini kalau diceritakan bisa membuat bulu roma pendengarnya berdiri dan keringat dingin keluar karena jengkel dan takutnya)

Yang ketiga :
berkata, "Suami saya sangat cerewet. Kalau saya bicara dia jatuhkan talak Kalau saya diam saja ia biarkan saya terkatung-katung" (mengandung makna bahwa kalau salahnya suami ditunjukkan maka sang istri dicerai, namun jika sang istri mendiamkan saja maka sang istri juga yang susah)

Yang keempat :
berkata, "Suami saya ibarat hawa Tihawah tidak panas tapi tidak dingin, tidak menakutkan tapi juga tidak membosankan"

Yang kelima :
berkata, "Suami saya kalau dirumah ibarat daun putri malu tapi kalau sudah di luar rumah seperti singa dan tak perlu ditagih apa yang dijanjikannya" (Maksudnya kalau di rumah malas, tak mau tahu urusan, namun kalau berada di luar rumah gesit dan berani)

Yang keenam :
berkata "Suami saya kalau makan rakus, kalau minum takpernah bersisa, kalau tidur tak ganti pakaian dan tak pernah membuka telapak tangannya supaya ketahuan penderitaannya." (Artinya urusannya tak boleh diketahui oleh orang lain dan penderitaannya pun tidak mau diceritakan kepada orang lain)

Yang ketujuh :
berkata, "Suami saya tukang pukul, pandir, semua sifat jelek ada padanya, ia suka melukai kepadamu, badanmu atau kedua-duanya."

Yang kedelapan :
berkata, "Suami saya kulitnya halus laksana bulu kelinci dan wangi laksana bunga melati."

Yang kesembilan :
berkata, "Suami saya rumahnya besar, pedangnya panjang, asap dapurnya tak pernah berhenti, dan pintunya selalu terbuka."

Yang kesepuluh :
berkata, "Suamiku adalah raja, bahkan lebih dari itu. Ia mempunyai onta lebih banyak di kandang dan jarang keluar. Kalau mendengar genderang, onta-onta itu sudah merasa akan mati" (maksudnya: sangat menghormati tamu dan sewaktu-waktu tersedia jamuan bagi tamu)

Yang kesebelas :
berkata, "Suamiku ibarat Abu Zar’. Siapa Abu Zar’? yaitu orang yang telinganya sarat dengan hiasan, ototnya kekar. Ia pandai menyenangkanku dan aku dapat pula menyenangkanya. Ia menyusul aku kepadang rumput dengan susah payah. Lalu ia berhasil menjadikan aku punya kuda, onta, tepung dan penggilingan. Kalau di sisinya aku suka bicara dan tak pernah diriku mencelanya. Aku enak-enak tidur siang, minum-minum dengan santai."

Kemudian siapakah Ummu Zar’? Yaitu yang lumbung makanannya banyak dan rumahnya luas. Dan siapakah IbnuZar’ (anak Abu Zar’) ? yaitu yang tempat tidurnya laksana sarung pedang dan bisa menjadi kenyang dengan susu induk angsa. Puteri Abu Zar?, siapakah dia? Ia adalah kesayangan ayah dan ibunya, badannya berisi dan membuat tetangga kanan kiri menjadi iri. Tetangga AbuZar’?

Siapakah tetangganya? Yaitu yang tidak suka menyebarkan ke sana dan ke mari omongan kita, tidak suka mengambil barang-barang kita dan tidak suka memenuhi rumah kita dengan sampah kurma yang jelek."Ummu Zar’ berkata, "Abu Zar’ pagi-pagi benar sudah keluar. Ia bertemu dengan perempuan muda yang menggendong kedua anaknya menggantungi seperti anak kera di bawah kedua payudaranya. Kemudian ia menceraikan saya dan kawin dengan perempuan tadi.

Beberapa hari setelah itu saya menikah lagi dengan laki-laki lain yang terhormat di kalangan sahabatnya. Ia seorang penunggang kuda, tukang panah dan memberikan kepadaku kesenangan-kesenangan yang sangat banyak serta menghadiahkan kepadaku setiap binatang sejodoh-sejodoh. Ia berkata, "Makanlah dan berikanlah kepada keluargamu wahai Ummu Zar’."Ummu Zar’ berkata, "Andaikata seluruh pemberiannya saya kumpulkan menjadi satu, tetapi masih tidak sampai sekaleng kecilnya dari pemberian Abu Zar’."

Kemudian Aisyah berkata, "Rasulullah SAW bersabda,"Aku dan kamu ibarat Abu Zar’ dengan Ummu Zar’ (Dalamriwayat lain ditambahkan : Tetapi Abu Zar’ mentalakUmmu Zar’ sedangkan Rasulullah SAW tidak mentalak Aisyah)
(HR Bukhari , Muslim dan Nasa’i)

Saudaraku, kira-kira termasuk "suami" yangbagaimanakah dirimu?

SABAR MENYONGSONG PERNIKAHAN

Sikap sabar sangat diperlukan manusia ketika ditimpa ujian, ketika menunggu sesuatu, dan ketika ingin berubah.

Bagaimana dengan urusan menikah ? Membahas pernikahan berarti membahas masalah taqdir. Dan inilah ujian bagi sang penanti, sabar menanti datangnya jodoh dengan meyakini rahasia ALLAH tentang yang satu ini.

Ujian ini sangat lekat dengan ujian aqidah. Tidak sedikit orang yang berputus asa untuk menjemput taqdir ini, bahkan ada yang sampai bunuh diri. Bahkan syetan yang ingin memperbanyak temannya di neraka menyusup, menggoda manusia untuk mencari peruntungan jodohnya ke dukun. "Cinta ditolak, dukun bertindak.." begitu katanya.

Seorang hamba ALLAH yang sholih tidak seharusnya tunduk kepada kemauan syetan, lantas menyerah dengan ujian ini. Maka, kesabaran sangat diperlukan. Ada tiga kesabaran yang perlu ditanamkan dan diperkuat dalam jiwa sehingga menjadi tembok besar penahan ujian. Sabar dalam ketaatan, sabar dalam menghindari maksiat, dan sabar dalam menghadapi musibah.

Sabar dalam ketaatan, artinya teguh menjalankan ketaatan-ketaatan yang diperintahkan oleh ALLAH dan RasulNYA. Seorang penanti yang sabar akan selalu teguh dijalan ketaatan, sehingga proses-proses yang dijalani menuju pernikahannya pun dijalankan sesuai ketentuan dan ketetapan ALLAH dan RasulNYA. Mulai proses pencarian, perkenalan, silaturrahiim, khitbah, sampai ijab kabul semuanya berjalan di atas rel ketaatan. Dan niat yang ikhlas karena ALLAH SWT adalah kuncinya. Karena syetan tidak akan berhasil menjerumuskan orang yang ikhlash.

Sabar dalam menghindari maksiat, artinya seorang penanti senantiasa teguh menanti dengan menghindari seminimal mungkin godaan-godaan yang melintas di depannya. Kedekatan kepada ALLAH menjadi kuncinya, yaitu melalui ketaatan yang terus menerus. Sesuatu yang diisi dengan kebaikan, maka keburukan akan menjauh.

Musibah kapan saja bisa terjadi, termasuk berkaitan dengan persiapan pernikahan. Ada yang calonnya meninggal di waktu-waktu dekat pernikahan. Ada salah satu pihak yang tiba-tiba membatalkan saat undangan sudah menyebar. Inilah ujian yang bisa saja menimpa dengan sekonyong-konyong. Keyakinan kepada ALLAH dan taqdirNYA menjadi penguat langkah untuk tegar mengahdapi musibah.

Sabar adalah kekuatan seorang mukmin. Tetapi sabar bukanlah pasif yang hanya menunggu tanpa berusaha dan berdoa. Sabar dalam usaha dan doa adalah termasuk sabar dalam ketaatan.
ALLAH telah berfirman,

"Sesungguhnya ALLAH tidak akan merubah keadaaan sebuah kaum sehingga ia merubah apa-apa yang ada pada dirinya "( Ar Ra'd : 11).
"Mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat "(Al Baqarah : 153 )

Wallaahu a'lam, semoga kita semua dikaruniai kesabaran dan keikhlasan dalam menempuh jalan ketaatan. Aamiin.

sumber: milis daruttauhid
Pengirim: Rina Setyawati

Treasury Staff
PT Asuransi Takaful Umum

Friday, July 07, 2006

Langkah Panjang Menuju Sukses Da Vinci Code

Jakarta-RoL -- Buku Da Vinci Code merupakan salah satu buku terlaris di tahun 2005 hingga 2006. Buku ini tidak hanya laris di negeri asalnya, namun masyarakat Indonesia pun sangat antusias untuk turut membaca dan meresapi isi buku ini. Buktinya buku ini terkategori best seller di tahun lalu.

Dalam siaran pers yang diterima Republika menyebutkan, Penerbit Serambi, yang menelurkan buku tersebut di Indonesia adalah pihak yang berhasil mendulang sukses. Ini setelah melalui langkah yang cukup panjang, hingga buku Da Vinci Code sampai ke tangan masyarakat Indonesi. ''Penerbit kami awalnya melakukan review perkembangan buku di luar, dengan memantau melalui media dan internet,'' ungkap Direktur Penerbit Serambi, kemarin di Jakarta. Kemudian, dari hasil review tersebut penerbit dapat memantau dan menyimpulkan buku yang laris dan layak untuk diterbitkan.

''Baru kemudian kita meminta reading copy dari penerbit aslinya,'' ujar Husni. Jika telah mempelajari baru kemudian dikaji apakah layak untuk diterbitkan atau tidak. Jika layak diterbitkan baru kemudian menego royalty dengan penulis atau penerbit aslinya. Dalam sistem pembayaran royalti, penerbit harus memberikan beberapa persen hasil penjualan buku kepada pemegang asli hak cipta. Setelah itu, secara berkala setiap 6 atau 12 bulan, penerbit harus melaporkan dan membayarkan persentase tersebut sampai jangka waktu kerja sama berakhir.

Biasanya sistem pembayaran royalti juga menuntut dibayarkannya uang muka (advance), yang jumlahnya bisa berupa sebagian dari total royalti yang diperkirakan dan bisa juga seluruhnya. Berbeda dari sistem pembayaran royalti, flat fee tidak menuntut penerbit untuk membayarkan sebagian hasil penjualan buku secara berkala. Penerbit hanya perlu membayar sejumlah uang di muka untuk sejumlah eksemplar buku yang telah ditentukan dan setelah itu tidak perlu membayar apa pun. Jika penerbit berhasil menjual seluruh eksemplar buku yang telah ditentukan dalam perjanjian, otomatis kontrak tidak berlaku lagi. Jika penerbit ingin mencetak ulang buku tersebut, penerbit harus mengajukan penawaran baru, dengan syarat-syarat yang mungkin berbeda pula.

''Buku-buku teologis merupakan buku paling laris di tahun ini, salah satunya buku Da Vinci Code,'' ungkap Husni. Menurut Husni, karena penerbit mengedarkan dan menjual karya pengarang/penerjemah sebagai pemilik asli hak cipta, maka jual-beli hak cipta sebagai salah satu cara mengalihkan hak cipta itu adalah inherent dalam penerbitan buku. Tidak ada industri penerbitan yang bergerak tanpa kegiatan jual-beli copyright, kecuali industri gelap.

''Dalam kasus Indonesia, jual-beli hak cipta yang sangat, kalau bukan paling, dominan adalah hak cipta terjemahan,'' ungkap Husni. Hak cipta terjemahan atau language right adalah hak menerjemahkan sebuah karya asing ke dalam bahasa Indonesia, menerbitkannya, mengedarkannya, dan menjualnya di wilayah hukum Indonesia atau internasional. Ini berlaku dalam jangka waktu tertentu atau tidak terbatas, dengan menyerahkan sejumlah uang tertentu sebagai kompensasi atau tidak, dalam bentuk royalti atau flat/outright fee.

Proses untuk mendapatkan hak cipta terjemahan dimulai dengan meminta reading copy dari pemegang hak cipta (penerbit, agen, atau penulis). Reading copy suatu karya dapat berupa buku yang sudah terbit, uncorrected proof yang belum diterbitkan, atau manuskrip. Reading copy dipakai untuk me-review kelayakan terbit atau tidak buku tersebut. ''Bila penerbit memutuskan layak terbit, maka langkah selanjutnya adalah mengajukan penawaran lewat apa yang disebut publication plan,'' ungkap Husni. Reading copy bisa dilewatkan bila penerbit sudah membaca buku tersebut lewat satu dan lain cara, atau mendapat provokasi yang meyakinkan dari pihak lain sehingga memutuskan layak terbit tanpa merasa perlu membacanya terlebih dahulu.

Menurut Husni, royalti rata-rata 5 s.d. 8% dari harga jual toko buku (retail price). Uang muka antara US$ 200 s.d. US$ 1.500. Buku2 yang dikecualikan dalam oplah tadi bisa dikecualikan juga dari angka-angka uang muka ini. Begitu juga, uang muka bisa melonjak bila terjadi persaingan antarpenerbit di Indonesia untuk buku yang sama. Waktu terbit tergantung ketebalan dan kesulitan bukunya, mulai 6 s.d 24 bulan.

Sedangkan periode penerbitan rata-rata 5 tahun, dan kemudian diperpanjang. Bila sistem pembayaran adalah flat fee, maka perpanjangan dilakukan setiap kali cetak ulang. Waktu pembayaran advance biasanya pada saat penandatanganan kontrak. Dalam kasus-kasus khusus, penerbit bisa mengusahakan untuk membagi advance payment ke dalam dua tahap: saat penandatanganan kontrak dan saat terbit. Pembayaran rolyalti rata-rata enam hingga 12 bulan sekali.

Perlu diperhatikan bahwa aturan pembayaran dalam jual-beli hak cipta cukup ketat dan dapat menyebabkan pembatalan kontrak. Hal-hal yang bisa membatalkan perjanjian kerja sama antara lain keterlambatan penandatanganan kontrak, keterlambatan pembayaran uang muka royalti, keterlambatan pembayaran flat fee, serta keterlambatan jangka waktu penerbitan edisi Indonesia yang telah disepakati. Selain itu, penerbit juga harus memerhatikan hak-hak apa saja yang hendak didapatkan oleh penerbit. Selain hak untuk menerjemahkan dan menerbitkan dalam bahasa Indonesia, penerbit juga bisa mendapatkan subsidiary rights atau hak-hak tambahan, seperti hak untuk menerbitkan antologi, kutipan, dll.

Setelah proses penandatanganan kontrak selesai, penerbit berhak untuk meminta working copy, eksemplar buku tambahan yang akan digunakan untuk tujuan penerjemahan, dari pemegang asli hak cipta. Sebaliknya, penerbit juga wajib memberikan buku terjemahan yang telah terbit kepada pemegang hak cipta dengan jumlah yang telah ditentukan dalam kontrak kerja sama. pur

OKI Serukan Tekanan Terhadap Israel

Jedah-RoL -- Organisasi Konferensi Islam (OKI), Rabu, menghimbau masyarakat internasional "untuk segera campur tangan" untuk mengakhiri serangan-serangan Israel terhadap warga Palestina.

Sekretaris Jenderal OKI Ekmeleddin Ihsanoglu telah menghubungi para anggota Quartet Timur Tengah yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa dan PBB serta ketua kebijakan luar negeri EU Javier Solana agar mereka segera melakukan campur tangan "untuk menghentikan agresi Israel terhadap rakyat Palestina, lembaga pemerintah, menteri dan anggota parlemen mereka", menurut sebuah laporan.

Ihsanoglu "mengutuk tindakan opresif Israel terhadap rakyat Palestina", kata organisasi yang berkedudukan di Jedah dan kini beranggotakan 57 negara itu.

Israel melancarkan serangan terhadap Jalur Gaza tanggal 27 Juni sebagai upaya untuk membebaskan seorang wajib militer berusia belasan tahun yang ditangkap saat pejuang Palestina melakukan serangan di pos perbatasan dua hari sebelumnya.

Pada Selasa dan Rabu malam serangan udara Israel terus diarahkan ke departemen dalam negeri sehingga melukai empat warga Palestina.

Ihsanoglu "mendesak badan-badan internasional untuk menekan Israel mematuhi hukum internasional dan Konvensi Genewa" dan membantu mencari penyelesaian diplomatik terhadap masalah tersebut, kata pernyataan itu.

Ketua OKI juga mengirim pesan kepada Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Ismail Haniya untuk menyatakan "solidaritas dengan rakyat Palestina dan maksud adil mereka".

afp/antara/pur

Israel Tangkap Wakil Ketua Parlemen Palestina

RAMALLAH, KAMIS--Israel hari Kamis (6/7) menangkap Wakil Ketua Parlemen Palestina Hasan Khreisheh sepulangnya dari Yordania.

Menurut laporan anggota keluarga Khreisheh, polisi Israel di jembatan Allenby, yang menghubungkan kedua tepi sungai Yordan, menangkap Khreisheh saat ia masuk Tepi Barat dari Yordania. Penangkapan itu tanpa alasan.

Khreisheh, yang ikut pemilihan anggota parlemen Januari sebagai calon bebas, tapi didukung kelompok Islam HAMAS, keluar negerinya saat serdadu Israel menangkap 26 anggota parlemen HAMAS di Tepi Barat pada 29 Juni. Delapan menteri pemerintah Palestina juga ditangkap pada malam itu juga.

Sesudah penangkapan anggota parlemen HAMAS itu, wakil ketuanya menyatakan prihatin bahwa ia dapat pula ditangkap sehubungan dengan dukungan HAMAS bagi kampanye pemilihan-kembalinya. Ia menjadi anggota parlemen sejak pemilihan pertama anggota parlemen tahun 1996. Tentara Israel dua kali mencoba menangkap ketua parlemen Palestina Aziz Dweik dan sekretaris parlemen Mahmud Ramahi, keduanya anggota HAMAS, tapi gagal.

Sepekan setelah Israel menangkap anggota ketiga kabinet dan 26 anggota parlemen Palestina, hampir separuh anggota legislatif di Tepi Barat Sungai Yordan dijebloskan ke penjara, sementara kantor kosong dan kehidupan politik terhenti.

Dari 80 anggota parlemen, yang mewakili wilayah pendudukan Tepi Barat, 37 orang sekarang berada di balik jeruji besi. Sebanyak 26 orang di antara mereka ditahan dalam satu pekan terahir.

Sumber: DPA/Antara

Friday, June 16, 2006

Ajak Howard Memeluk Islam

Kamis, 15 Juni 2006 - 13:53:45 WIB
Dihadapan para wartawan, Ustad Abu mengajak Perdana Menteri Australia, John Howard untuk memeluk Islam agar terhidar dari api neraka

Hidayatullah.com—Di hadapan para wartawan yang mengerubutinya begitu sampai dari Jakarta, orang paling dimusuhi Amerika dan Barat ini justru mengajak ‘musuh-musuh’nya memeluk Islam.

Menurutnya, Amerika Serikat (AS) dan kaum kafir tetap akan gagal jika ingin menghancurkan Islam. Sebab Islam tetap akan menang. Maka sebelum terlambat dan masuk neraka, ia menyarankan musuhnya itu memeluk Islam.

"Jika John Howard ingin aman dan terhindar dari api neraka, saya menyarankan agar dia memeluk Islam,” ujarnya dihadapan para santri dalam tausyiahnya di kompleks Pesantren Al-Mukmin, Rabu, (14/6) pukul 20.00, sesaat setelah datang dari Jakarta.

Di depan para santrinya, pria berkacamata itu sempat mengatakan, bahwa penjara terhadap dirinya merupakan bagian dari perjuangan Islam. Baginya, itu sebuah perlawanan antara kebenaran dan kebatilan. "Perang antara haq dan batil tidak akan pernah berakhir sampai hari kiamay, “ ujarnya. [aap/bg/cha]

Takbir Sambut Pembebasan Abubakar Ba'asyir

Rabu, 14 Juni 2006 - 08:27:39 WIB
Tepat pukul 07.15, Hari Rabu (14/6) pagi tadi, Ustad Abubakar Ba'asyir resmi menghirup udara bebas. Ratusan santri dan pendukungnya menyambut dengan takbir!

Hidayatullah.com--Dengan mengenakan jas warna abu-abu dan pakaian warna putih, peci putih, ustad Abu langsung dikerubuti pendukung dan para santrinya. Begitu pintu LP Cipinang dibuka, santri dan para pendukungnya kontan menerikkan takbir.

Ratusan pendukungnya datang dari kalangan santri, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), PPP, FPI, FBR, Missi Islam dan sejumlah ormas Islam.

Sambil mengelu-elukannya, para pendukungya juga membentangkan poster bertuliskan, "Selamat datang Ustad Abubakar Ba'asyir, Tokoh Penegak Syariat, Hancurkan Berhala, Kebathilan, dan Kezoliman; Selamat Atas Bebasnya Tokoh Besar Umar Islam Yang Tegar, Kiai Haji Abu Bakar Ba'asyir Selamat Berjuang di Jalan Allah Semoga Panjang Umur"

Nampak pula dua anak kandung Ustad Abu yang ikut menyambut bebasnya pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukin Ngruki ini. Mereka adalah, Abdul Rosyid dan Rasuid Ridho. Beberapa wakil ormas Islam nampak hadir. Diantaranya tokoh Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Hussein Umar menjemput Ustad Abubakar Ba`asyir.

Begitu keluar, Ustad Abu langsung diboyong santri dan para pendukungnya ke Solo, Jawa Tengah. [dtc/els/cha]

Monday, June 12, 2006

Ustadz Ba'asyir akan Langsung Pulang ke Ponpes Ngruki

Senin, 12 Juni 2006 13:33:00
Jakarta-RoL-- Ustadz Abu Bakar Ba`asyir direncanakan langsung pulang ke Pondok Pesantren Ngruki, Jawa Tengah, pasca bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang pada 14 Juni 2006 mendatang.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Fuad Bawazir kepada wartawan di LP Cipinang, Jakarta, Senin, seusai menjenguk Ba`asyir.

"Beliau (Abu Bakar Ba`asyir --red) akan langsung ke Solo begitu keluar dari LP Cipinang, Rabu, sekitar jam 08.30 WIB," kata Fuad yang didampingi oleh Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Fauzan Al-Anshari.

Mantan Menteri Keuangan era Soeharto itu mengatakan, Ba`asyir akan langsung kembali menekuni kegiatannya semula sebagai pengasuh pondok pesantren.

Menurut Fuad, Ba`asyir mengaku diperlakukan dengan baik selama di LP Cipinang sekalipun mengaku sempat sedikit khawatir saat Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld datang ke Jakarta, 6-7 Juni 2006.

"Beliau memang pernah sedikit khawatir ada `pesanan` dari barat untuk dia ketika Donald Rumsfeld datang ke indonesia," katanya.

Sementara itu Fauzan mengatakan, Ba`asyir sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.
"Beliau, ada sedikit keluhan di tulang ekor, setelah pulang ke Solo akan melakukan general check-up di RS PKU Muhammadiyah," katanya.

Pada kesempatan itu dia juga mengungkapkan bahwa MMI mengundang sejumlah tokoh yang ingin turut menyambut kebebasan Ba`asyir.

Rombongan Fuad Bawazir dan Fauzan datang ke LP Cipinang sekitar pukul 10.00 WIB dan diperbolehkan masuk pada pukul 10.30 WIB, sebelum kemudian meninggalkan LP Cipinang pada pukul 11.00 WIB.

Pada kesempatan sebelumnya Fauzan mengatakan tokoh dari berbagai agama akan menyambut kebebasan Abu Bakar Ba`asyir di depan pintu LP Cipinang pada 14 Juni 2006 mendatang sebagai bentuk dukungan atas tegaknya keadilan di Indonesia.

"Kebebasan Ustadz Abu Bakar Ba`asyir tidak hanya disambut oleh kalangan Islam saja namun juga akan di hadiri tokoh berbagai agama," katanya kepada ANTARA.

Menurut dia, para tokoh lintas agama itu akan berkumpul di depan LP Cipinang Rabu pagi menanti keluarnya Ustad Ba`asyir pada pukul 08.00 WIB.

Beberapa tokoh yang akan hadir adalah Hussein Umar ketua DDI, Pendeta Nathan Setiabudi (mantan ketua PGI), Theo Bella (Katolik), Hartono (Buddha), dan Ustadz Arifin Ilham.

"Saya akan hadir pada detik-detik kebebasan Ustadz Abu Bakar Ba`asyir di LP Cipinang," kata Pendeta Nathan Setiabudi di acara bedah buku "Hari-Hari Ustad Abu Bakar Ba`asyir di Penjara" karangan Fauzan Al-Anshari.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ketika menjenguk Ba`asyir di LP Cipinang, ia telah berjanji akan menemuinya. "Pak ustadz punya `hutang` bertemu dengan saya, dan pertemuan di LP Cipinang nanti memiliki nilai yang berarti," kata Pendeta Nathan Setiabudi.

Kehadirannya di depan LP Cipinang untuk menyambut pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia ini merupakan bentuk dukungan terhadap keadilan yang harus ditegakkan di muka bumi Indonesia, katanya.

Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Ba`asyir alias Abdus Somad (66) saat itu divonis dua tahun enam bulan (30 bulan) penjara, dipotong masa tahanan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dalam kasus Bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang. antara/pur

Lampung Diguncang Gempa Berkekuatan 5,9 SR, tak Ada Kerusakan

Senin, 12 Juni 2006 13:25:00
Bandar Lampung-RoL-- Sejumlah wilayah Provinsi Lampung, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,9 pada Skala Ritcher (SR) yang terjadi pada Senin (12/6) Pkl 06.43 WIB dengan kedalaman 210 KM, namun tidak terjadi kerusakan pada bangunan bahkan tidak begitu terasa di Kota Bandar Lampung.

"Pusat gempa terjadi di Selat Sunda, sekitar 143 KM arah Tenggara Kota Bumi Lampung Utara atau 63 KM Tenggara Kota Bandar Lampung, dengan 5,57 Lintang Selatan dan 105,65 Bujur Timur," kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofiska (BMG) Kota Bumi, Chrismanto, di Bandar Lampung, Senin.

Dia menjelaskan, getaran gempa dirasakan di Tanjungkarang Bandar Lampung dan sekitarnya dengan kekuatan guncangan 2-3 Modified Mercicalli Intensity (MMI).

Menurut dia guncanagn gempa terjadi karena terjadi pergerakan lempeng yang sejajar. Guncangan gempa dengan pusat di Selat Sunda itu tidak menimbulkan bahaya Tsunami.
"Masyarakat diminta untuk tidak khawatir, karena guncangan gempa seperti ini sering terjadi," ujar dia.

Sementara itu, Robi, warga Kemiling Kota Bandar Lampung, daerah yang sering mengalami getaran gempa menyatakan beberapa bulan terakhir ini di daerah ini sudah terjadi beberapa kali terjadi guncangan gempa, namun pada Sabtu pagi itu tidak begitu terasa.

Gempa itu katanya membuat sebagian warga sekitar merasa takut tertimpa musibah seperti yang terjadi di Jogyakarta dan Jawa Tengah. "Warga sekitar sini jika malam tiba rumah dalam kondisi tidak terkunci takut tetjadi gempa," katanya.

Berkaitan dengan gempa tersebut, Kepala Biro Humas/Infokom Pemprov Lampung, Sutarja mengaku banyak menerima pertanyaan dari berbagai pihak, termasuk dari wartawan asing iatu dari Kantor berita Malaysia, BERNAMA.

"Di Lampung katanya terjadi gempa dan saya banyak mendapat pertanyaan, tapi saya sendiri tidak merasakannya bahkan kegiatan para pegawai di kantor gubernur Lampung berjalan aman-aman saja," kata Sutarja menambahkan.

Sementara, Kepala BMG Branti, Lampung Selatan, Bambang Nova Setianto mengatakan, gempa tektonik 5,9 SR terjadi Senin pagi pkl 06.43 WIB, dengan episentrum 6,8 Lintang Selatan (LS) dan 100,6 Bujur Timur (BT), 400 KM Barat Daya Krui, Lampung Barat, dengan kedalaman 143 KM di kawasan Samudera Hindia.

"Gempa tidak sampai menimbulkan kerusakan yang berbahaya," katanya.

Dua menambahkan keterangannya, sebelumnya pada Rabu (7/6) gempa tektonik berkekuatan pada 6,2 SR juga terjadi di perbatasan Provinsi Lampung-Bengkulu, dengan kedalaman 333 KM di bawah tanah. antara/pur

MENCEGAH UPAYA SEKULARISASI PANCASILA

Oleh: K.H Ma'ruf Amin Maklumat ke-Indonesia-an yang digagas oleh sejumlah orang dalam simposium nasional di Fisip UI yang lalu, dengan ...